Namun begitu, Bhayangkara Presisi bangkit di set ketiga. Mereka tak mau menyerah begitu saja. Pertarungan jadi sangat sengit. Kali ini, giliran Nizar Julfikar dan rekan-rekan yang memimpin, unggul tipis 9-8 lalu 15-13.
Lavani berusaha membalikkan keadaan, tapi justru semakin tertinggal 17-20. Momentum sepenuhnya berada di tangan Bhayangkara. Akhirnya, mereka berhasil memenangkan set ketiga 25-22, mengubah kedudukan menjadi 1-2. Ada harapan untuk comeback.
Tapi harapan itu pupus di set penentu. Lavani kembali menemukan bentuk terbaik mereka. Mereka tampak belajar dari kesalahan di set sebelumnya. Dengan permainan yang lebih rapi, mereka kembali memimpin 13-10.
Keunggulan itu terus mereka pertahankan, bahkan diperlebar jadi 20-17. Bhayangkara Presisi seperti kehabisan tenaga. Pada akhirnya, pasukan David Lee itu menutup pertandingan dengan gemilang, memenangkan set keempat 25-18 sekaligus meraih kemenangan pertandingan 3-1.
Kemenangan ini tentu menjadi modal berharga bagi Lavani. Sementara bagi Bhayangkara Presisi, ada banyak catatan yang harus dibenahi untuk laga-laga selanjutnya.
Artikel Terkait
Manajemen Persija Buka Suara Soal Rumor Panas Ivar Jenner
Bobotoh Banjiri Instagram Ramos, Ajak Legenda Spanyol Gabung Persib
Real Madrid Siapkan Tawaran Besar untuk Boyong Enzo Fernandez dari Chelsea
Paes Bantah Keras Rumor Hijrah ke Persib: Berita Palsu!