DELHI Gelar juara kembali lepas dari genggaman kontingen Indonesia. Kali ini, di ajang India Open 2026, turnamen Super 750 yang berlangsung tegang, Jonatan Christie harus mengakui keunggulan lawannya di partai puncak.
Di seberang net, berdiri Lin Chun-yi. Pemain asal Chinese Taipei itu bukan unggulan, tapi penampilannya sepanjang turnamen sungguh mencengangkan. Jonatan, sang unggulan ketiga, tampak kesulitan menemukan ritme sejak awal.
Game pertama berjalan jauh dari harapan. Hanya dalam waktu singkat, Christie ditundukkan dengan angka yang cukup telak, 10-21. Tekanan dari Lin begitu konsisten, membuat Jonatan seperti kehilangan akal.
Memasuki set kedua, pertarungan memang terasa lebih ketat. Jonatan berusaha bangkit, mengejar point demi point. Namun begitu, upayanya ternyata belum cukup. Di akhir pertandingan, ia harus menyerah dengan skor 18-21, menutup final dengan kekalahan dua gim langsung.
Kekalahan ini menorehkan catatan yang agak suram. India Open menjadi turnamen kedua beruntun dimana Indonesia pulang dengan tangan kosong. Sebelumnya, di Malaysia Open 2026, nasib serupa sudah lebih dulu dirasakan.
Jadi, kini, fokus pelatnas pasti sudah bergeser. Menatap ke depan, mencari formula terbaik untuk memutus rantai kekalahan ini. Tunggu saja aksi mereka di turnamen berikutnya.
Artikel Terkait
PSIM Hadapi Persija di Gianyar dengan Beban 11 Laga Tanpa Kemenangan
Pengadilan Spanyol Paksa Jaringan IPTV Ilegal Bayar Kompensasi Rp868 Miliar
Internal Real Madrid Berselisih Soal Masa Depan Camavinga
I.League Kecam Keras Tendangan Liar Pemain U-20 di Elite Pro Academy