MAKASSAR – Amirullah Nur Saenong akhirnya resmi memegang tampuk pimpinan Akuatik Indonesia Sulsel. Ia terpilih untuk masa bakti 2026 hingga 2030.
Penetapannya berlangsung secara aklamasi, Sabtu (17/1), di Hotel Grand Asia Makassar. Pengusaha yang berasal dari Maros itu mendapat mandat penuh dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar hari itu.
Usai ditetapkan, Amirullah langsung menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia mengakui, amanah yang diterimanya ini bukan perkara mudah. Tapi, ia percaya semua bisa dijalankan lewat kerja sama.
“Terima kasih atas kepercayaan ini. Tugas ini memang berat, tetapi dengan kebersamaan dalam menyusun kepengurusan dan program kerja, saya yakin kita bisa mempertahankan capaian sebelumnya sekaligus meningkatkan prestasi yang belum maksimal,” ujar Amirullah.
Ia menekankan, yang penting sekarang adalah membentuk tim yang solid dan aktif. Dalam sebulan ke depan, targetnya adalah merampungkan visi dan misi organisasi secara partisipatif. “Kita ingin visi dan misi ini benar-benar lahir dari kebersamaan. Dengan itu, pengurus akan bergerak searah dan saling menguatkan,” tambahnya.
Musprov kali ini mengusung tema tentang memperkuat soliditas akuatik Sulsel, terutama untuk menyambut PON XXII 2028. Forum ini jelas jadi momen krusial untuk konsolidasi dan menentukan arah pembinaan olahraga air di provinsi ini untuk empat tahun ke depan.
Harapan besar juga datang dari pusat. Sekretaris Jenderal PB Akuatik Indonesia, Ali A. Patiwiri, yang hadir mewakili ketua umum, berpesan agar prestasi yang sudah dibangun harus dipertahankan.
“Prestasi yang sudah ada harus dipertahankan dan ditingkatkan, agar Sulsel terus berkontribusi dalam agenda nasional dan internasional seperti SEA Games, Asian Games, Olimpiade, hingga kejuaraan dunia,” katanya.
Dukungan serupa disampaikan Ketua KONI Sulsel, Darmawangsyah Muin. Ia bilang, fondasi prestasi dimulai dari pembinaan di daerah. “Pembinaan akan kita mulai dari Porprov Sulsel XVIII 2026 di Bone–Wajo. Dari sana, atlet terbaik akan dipersiapkan menuju PON XXII. Saya yakin cabang akuatik akan kembali mengirimkan atlet andalan Sulsel,” ucap Wakil Bupati Gowa itu.
Di sisi lain, ketua demisioner, Alli Yattas, tampak optimis. Menurutnya, dengan dukungan dari berbagai pihak, prestasi akuatik Sulsel ke depan pasti bisa lebih baik lagi.
“Selama ini Akuatik Indonesia Sulsel konsisten menyumbang medali emas di PON. Prestasi itu harus dijaga dan ditingkatkan,” tegas Alli.
Acara musprov itu sendiri dihadiri cukup banyak pihak. Mulai dari Sekdis Pemuda dan Olahraga Sulsel, Nasuad Tawang, Ketua Harian KONI Sulsel Chalik Suang, sampai perwakilan dari 24 kabupaten dan kota se-Sulsel. Mereka semua menyaksikan langsung pergantian kepemimpinan ini.
(ams)
Artikel Terkait
PSIM Hadapi Persija di Gianyar dengan Beban 11 Laga Tanpa Kemenangan
Pengadilan Spanyol Paksa Jaringan IPTV Ilegal Bayar Kompensasi Rp868 Miliar
Internal Real Madrid Berselisih Soal Masa Depan Camavinga
I.League Kecam Keras Tendangan Liar Pemain U-20 di Elite Pro Academy