Gol Dramatis Puleio di Kanjuruhan Jadi Perpisahan dengan Arema

- Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:18 WIB
Gol Dramatis Puleio di Kanjuruhan Jadi Perpisahan dengan Arema

Golnya memang dramatis. Di menit-menit akhir pertandingan melawan Persik, Ian Puleio Araya akhirnya membobol gawang lawan. Gol itu membawa Arema FC meraih kemenangan 2-1, sekaligus mengakhiri mimpi buruk enam laga tanpa kemenangan di Stadion Kanjuruhan, 11 Januari lalu. Sayangnya, bagi manajemen Arema, momen indah itu ternyata menjadi perpisahan.

Kontrak sang pemain Argentina itu diputus. Hanya berselang beberapa hari setelah pertandingan, keputusan resmi pun keluar.

Bagi para pelatih dan pengurus klub, satu gol penyelamat itu rupanya tak cukup. Performa Puleio selama ini dinilai belum memuaskan. Statistiknya berbicara: dari 15 penampilan dengan total 844 menit di lapangan entah itu sebagai starter atau pemain pengganti ia hanya mencetak dua gol dan satu assist. Angka yang, jujur saja, terasa kurang untuk seorang penyerang asing.

Kontribusinya dianggap tak sepadan, dan itulah alasan utama di balik keputusan untuk melepasnya.

General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, mengaku keputusan ini murni bagian dari evaluasi tim. Meski begitu, apresiasi untuk Puleio tetap ditegaskan.

“Manajemen Arema FC mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan dedikasi Ian Puleio selama membela Arema FC. Setelah melalui komunikasi dan pertimbangan bersama, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kontrak demi kebaikan bersama,”

kata Yusrinal Fitriandi, yang akrab disapa Inal, pada Sabtu (17/1).

Doa terbaik pun diucapkan untuk masa depan pemain jebolan Platense Argentina itu. Di sisi lain, manajemen kini fokus pada persiapan yang lebih berat: evaluasi menyeluruh jelang putaran kedua Super League musim 2025/26.

“Kami mendoakan yang terbaik bagi Ian Puleio dalam melanjutkan perjalanan karier profesionalnya, dan berharap sang pemain dapat meraih kesuksesan bersama klub barunya,”

tutup Inal. Babak baru untuk Arema pun segera dimulai, tanpa Ian Puleio di dalamnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar