"Potensi Hamra itu sangat baik. Setiap hari di latihan, progres dan sikapnya terlihat jelas. Kami tak mau itu terpendam. Dengan bermain di Persik, kami harap dia dapat pengalaman yang memperkaya dirinya," ujar Adhitia.
Ia menambahkan, inti dari semua ini adalah menjaga kesiapan para pemain.
"Jam terbang itu segalanya. Enam bulan ke depan, kami harap mereka bisa main rutin, jaga konsistensi, dan pulang dengan bekal yang lebih matang," tambahnya.
Alasannya jelas. Di lini belakang Persib, persaingannya benar-benar gila. Rezaldi harus bersaing dengan nama-nama seperti Eliano Reijnders, Alfeandra Dewangga, atau Federico Barba yang serba bisa. Hamra pun situasinya tak lebih mudah, harus menembus barisan yang dihuni Kakang Rudianto, Frans Putros, dan juga pemain asing lainnya.
Namun begitu, pesannya jelas: peminjaman ini bukan berarti mereka tersingkir. Justru sebaliknya. Persib menegaskan bahwa Rezaldi dan Hamra tetap ada dalam rencana jangka panjang. Pengalaman tempur di Kediri diharapkan bisa menjadi batu loncatan agar keduanya kembali sebagai pribadi yang lebih siap dan sengit dalam bersaing.
Artikel Terkait
Kekalahan PSM Picu Aksi Suporter, Posisi Pelatih Trucha Dipertanyakan
Floyd Mayweather Gelar Rangkaian Eksibisi Jelang Duel Ulang dengan Pacquiao
Chelsea Vs Aston Villa: Duel Sengit Perebutan Tiket Liga Champions
Tiga Wakil Indonesia Lolos ke 16 Besar All England 2026