BANDUNG – Ada kejutan dari markas Persib jelang putaran kedua Super League 2025/2026. Dua pemainnya, Muhammad Rezaldi Hehanussa dan Al Hamra Hehanussa, resmi dipinjamkan ke Persik Kediri. Langkah ini, di mata manajemen, adalah siasat jitu untuk menjaga aset-aset berharga mereka di tengah persaingan yang makin sengit.
Masa peminjamannya sementara, enam bulan sampai kompetisi usai. Intinya sederhana: kedua pemain ini butuh main. Butuh menit terbang reguler agar ritme dan kualitasnya tetap terjaga di level tertinggi.
Lihat saja Rezaldi. Di putaran pertama, ia cuma sekali merasakan lapangan, itu pun sebagai pemain pengganti saat Persib bertandang ke PSIM Yogyakarta akhir Agustus lalu. Di ajang AFC Champions League Two pun nasibnya tak jauh beda, hanya dua penampilan dari bangku cadangan. Padahal, ia adalah bagian dari skuad yang menyabet gelar juara Liga 1 dua musim beruntun. Tapi ya, persaingan di posisi bek sayap memang kejam.
Sementara Hamra, ia bahkan belum sekalipun debut secara resmi. Meski begitu, kabar dari lapangan latihan menyebut performanya cukup konsisten dan kerap dapat pujian dari para pelatih.
Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, bicara blak-blakan soal keputusan ini. Ia menegaskan ini soal kepercayaan, terutama pada Hamra yang dianggap sebagai aset masa depan.
Artikel Terkait
Pelatih Ganda Putra Pasang Target Juara di Indonesia Masters 2026
Pelatih Thailand Soroti Beban Berat Indonesia di Piala AFF 2026
PSM Tertinggal, Persik Borong Duo Hehanusa
PSM Makassar: Pemain Muda Dilepas, Rekrutan Lokal Masih Menghilang