Persib Pinjamkan Dua Aset Muda ke Persik, Ini Strategi di Baliknya

- Jumat, 16 Januari 2026 | 19:15 WIB
Persib Pinjamkan Dua Aset Muda ke Persik, Ini Strategi di Baliknya

BANDUNG – Ada kejutan dari markas Persib jelang putaran kedua Super League 2025/2026. Dua pemainnya, Muhammad Rezaldi Hehanussa dan Al Hamra Hehanussa, resmi dipinjamkan ke Persik Kediri. Langkah ini, di mata manajemen, adalah siasat jitu untuk menjaga aset-aset berharga mereka di tengah persaingan yang makin sengit.

Masa peminjamannya sementara, enam bulan sampai kompetisi usai. Intinya sederhana: kedua pemain ini butuh main. Butuh menit terbang reguler agar ritme dan kualitasnya tetap terjaga di level tertinggi.

Lihat saja Rezaldi. Di putaran pertama, ia cuma sekali merasakan lapangan, itu pun sebagai pemain pengganti saat Persib bertandang ke PSIM Yogyakarta akhir Agustus lalu. Di ajang AFC Champions League Two pun nasibnya tak jauh beda, hanya dua penampilan dari bangku cadangan. Padahal, ia adalah bagian dari skuad yang menyabet gelar juara Liga 1 dua musim beruntun. Tapi ya, persaingan di posisi bek sayap memang kejam.

Sementara Hamra, ia bahkan belum sekalipun debut secara resmi. Meski begitu, kabar dari lapangan latihan menyebut performanya cukup konsisten dan kerap dapat pujian dari para pelatih.

Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, bicara blak-blakan soal keputusan ini. Ia menegaskan ini soal kepercayaan, terutama pada Hamra yang dianggap sebagai aset masa depan.

"Potensi Hamra itu sangat baik. Setiap hari di latihan, progres dan sikapnya terlihat jelas. Kami tak mau itu terpendam. Dengan bermain di Persik, kami harap dia dapat pengalaman yang memperkaya dirinya," ujar Adhitia.

Ia menambahkan, inti dari semua ini adalah menjaga kesiapan para pemain.

"Jam terbang itu segalanya. Enam bulan ke depan, kami harap mereka bisa main rutin, jaga konsistensi, dan pulang dengan bekal yang lebih matang," tambahnya.

Alasannya jelas. Di lini belakang Persib, persaingannya benar-benar gila. Rezaldi harus bersaing dengan nama-nama seperti Eliano Reijnders, Alfeandra Dewangga, atau Federico Barba yang serba bisa. Hamra pun situasinya tak lebih mudah, harus menembus barisan yang dihuni Kakang Rudianto, Frans Putros, dan juga pemain asing lainnya.

Namun begitu, pesannya jelas: peminjaman ini bukan berarti mereka tersingkir. Justru sebaliknya. Persib menegaskan bahwa Rezaldi dan Hamra tetap ada dalam rencana jangka panjang. Pengalaman tempur di Kediri diharapkan bisa menjadi batu loncatan agar keduanya kembali sebagai pribadi yang lebih siap dan sengit dalam bersaing.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar