Grup Neraka Menanti Garuda di Piala AFF 2026

- Kamis, 15 Januari 2026 | 19:00 WIB
Grup Neraka Menanti Garuda di Piala AFF 2026

JAKARTA – Garuda akhirnya tahu jalur yang harus ditempuh. Hasil drawing Piala AFF 2026, atau yang kini disebut ASEAN Hyundai Cup, sudah keluar. Dan jalan itu tidak akan mudah. Di Grup A, Timnas Indonesia harus berhadapan dengan sang juara bertahan, Vietnam, plus Singapura dan Kamboja. Tak cuma itu, ada satu slot lagi untuk pemenang playoff antara Timor Leste dan Brunei. Bisa dibilang, grup ini adalah neraka.

Proses pengundiannya sendiri digelar di MNC Studios, Jakarta, Selasa (15/1/2026) sore. Acara itu punya momen spesial: ini pertama kalinya John Herdman tampil dalam undian turnamen Asia Tenggara sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Dia hadir langsung, berdasi rapi dengan setelan jas hitam, dan sempat menyapa para wartawan yang sudah menunggu.

Nah, soal formatnya, sepuluh tim peserta dibagi rata ke dua grup. Hanya juara dan runner up dari tiap grup yang berhak melaju ke semifinal. Setiap tim bakal main empat laga di fase grup, dengan sistem kandang-tandang. Artinya, dua laga di rumah, dua laga di markas lawan. Setiap poin akan sangat berharga.

Lalu, kapan pertandingannya dimulai? Turnamen ini rencananya baru bergulir pada 24 Juli 2026 mendatang. Indonesia sendiri baru turun di matchday kedua. Lawan pertama adalah Kamboja, dan yang penting, laga itu bakal digelar di kandang kita. Tanggal pastinya masih menunggu kepastian dari panitia.

Setelah itu, perjalanan berlanjut ke markas si pemenang playoff. Agak berat sih, karena langsung main di rumah lawan. Tapi, momen yang mungkin paling dinanti adalah ketika Vietnam datang ke Indonesia pada Agustus nanti. Laga ini pasti panas. Terakhir, pada 7 Agustus 2026, Garuda akan bertandang ke Singapura. Pertarungan terakhir ini berpotensi besar jadi penentu nasib.

Di sisi lain, tekanan jelas ada. Sejarah mencatat, meski enam kali jadi runner up, trofi Piala AFF belum pernah diangkat tim Merah Putih. Edisi 2026 ini istimewa, karena menandai 30 tahun perhelatan sejak 1996. Momentum yang bagus untuk memutus rantai runner up itu.


Halaman:

Komentar