begitu pengakuannya usai laga, seperti dilaporkan The Straits Times. Ketangguhan itu membawanya pada gelar Malaysia Open ketiga berturut-turut. Trofi pertama di tahun 2026 pun berhasil diraih.
Rekor yang Makin Tak Terbantahkan
Kemenangan ini semakin memperpanjang catatan dominasinya atas Wang Zhi Yi. Rekor pertemuan mereka sekarang menjadi 17-4 untuk An Se Young. Sungguh mengesankan. Bagi sang pebulu tangkis China, kekalahan ini pastilah terasa pahit. Ini adalah kegagalan kedelapan kalinya dia kalah final dari An Se Young, secara beruntun.
Gelar di Malaysia ini sekaligus menjadi gelar kelimanya secara beruntun, jika ditarik sejak Denmark Open tahun lalu. Dominasinya di sektor tunggal putri benar-benar tak terbendung.
Di sisi lain, meski Korea Selatan berjaya di tunggal putri, mereka harus mengakui keunggulan China di nomor ganda. Liu Sheng Shu dan Tan Ning sukses mengalahkan pasangan Korea, Baek Ha Na dan Lee So Hee, dengan skor cukup meyakinkan: 21-18 dan 21-12. Jadi, pesta kemenangan di Axiata Arena itu dibagi oleh dua kekuatan bulu tangkis Asia.
Artikel Terkait
PSG Kukuhkan Puncak Klasemen Usai Kalahkan Le Havre
Bayern Munchen Kalahkan Dortmund 3-2, Kokohkan Puncak Klasemen
Inter Milan Kokoh di Puncak, Napoli Menang Dramatis
Lamine Yamal Cetak Hattrick, Barcelona Hajar Villarreal 4-1 di Pekan Ke-26 La Liga