Pearly dan Thinaah, didukung sorak penonton, bangkit. Mereka mengejar ketertinggalan dengan gigih, mendekatkan skor hingga 17-18. Suasana di Axiata Arena pun makin mencekam.
Tapi Ana dan Trias tak mau terpeleset lebih jauh. Di titik kritis, mereka menenangkan permainan dan akhirnya memastikan gim pertama dengan skor tipis 26-24.
Gim kedua tak kalah seru. Kedua pasangan saling kejar, skor imbang sampai 9-9. Bahkan, Ana/Trias sempat tertinggal 10-11 saat masuk interval.
Di sisi lain, mereka menunjukkan mental pemenang. Perlahan tapi pasti, permainan mereka kembali solid. Mereka bangkit, mengambil alih permainan, dan akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-17. Sebuah laga yang melelahkan, tapi hasilnya memuaskan.
Artikel Terkait
Persis Solo Beri Ultimatum Enam Poin kepada Pelatih Seslija untuk Hindari Degradasi
Timnas Futsal Putri Indonesia Hadapi Thailand di Laga Perdana ASEAN Championship 2026
Asnawi Mangkualam Tegaskan Pilihan: Lanjutkan Karier di Luar Negeri
Duel Bruno Moreira vs Dusan Lagator, Rp14,7 Miliar di GBT