Di sisi lain, kerja keras saja tak cukup. Kemampuan memahami taktik tim dinilai sama pentingnya. Adaptasi cepat terhadap gameplan yang sudah disusun menjadi kunci lain dalam penilaian.
“Termasuk bagaimana pemain bisa cepat memahami dengan apa yang gameplan kita buat,” tambah mantan pemain Timnas Indonesia itu.
Persaingan ini masih panjang. Masih ada agenda TC lanjutan yang rencananya digelar Maret 2025. Jadi, ini baru babak awal.
Untuk tahun 2026 sendiri, jadwal Timnas U-20 tidak terlalu padat. Fokus utama mereka jelas: tampil maksimal di Piala AFF U-19 2026. Lalu, ada target yang lebih besar, yaitu Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Dua turnamen itulah yang menjadi kompas perjalanan tim ke depan.
Artikel Terkait
Tahun 2026, Kalender Padat Menanti Para Petarung Bulu Tangkis Indonesia
Di Balik Emas Diva Renatta: Lompatan Rekor yang Diukir oleh Cinta Keluarga
Setelah Gagal ke Piala Dunia, Agenda Padat Timnas Indonesia Menanti di 2026
Runner Up MotoGP 2025 Bagi Alex Marquez: Bukan Gelar, Tapi Pembungkam Keraguan