Ancaman dari Nama-nama Lama
Situasi makin rumit dengan kabar kembalinya Aymeric Laporte ke sepak bola Spanyol. Bek berpengalaman itu kini membela Athletic Club, setelah sebelumnya hijrah ke Al-Nassr. Kepindahannya ke Arab Saudi waktu itu sempat membuatnya tersingkir dari skuad utama timnas.
Namun, bersama Robin Le Normand, Laporte adalah duet pilihan utama de la Fuente saat Spanyol tampil solid di Jerman. Jika keduanya kembali dalam kondisi prima, peluang mereka untuk ke Piala Dunia terbuka lebar. Ini jelas jadi ancaman serius.
Di sisi lain, Huijsen juga harus berjuang keras melawan Pau Cubarsi dan Dani Vivian. Ketiganya, jujur saja, belum menunjukkan performa yang benar-benar konsisten musim ini. Bahkan, jangan lupakan Cristhian Mosquera. Bek Arsenal yang sedang impresif itu juga bisa masuk dalam radar pelatih. Mosquera punya nilai tambah: dia fleksibel, bisa juga bermain sebagai bek kanan.
Jadi, dengan persaingan yang semakin ketat dan performa pemain yang naik-turun, Luis de la Fuente jelas sedang dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sulit. Di tengah situasi seperti ini, satu kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal: kehilangan tiket menuju panggung terbesar sepak bola dunia.
Artikel Terkait
PSIS Semarang Hadapi Laga Krusial Kontra Persipal Palu di Bawah Bayang-Bayang Ancaman Degradasi
Kemenangan Timnas Ungkap Potensi Duet Beckham-Romeny, Persib Diminta Pertimbangkan
Fu Haifeng, Legenda Bulutangkis China, Ternyata Berdarah Indonesia
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Podium di MotoGP