Rabu dini hari tadi, Emirates Stadium jadi saksi sebuah drama. Arsenal berhasil mengunci tiket semifinal Piala Liga Inggris setelah menumbangkan Crystal Palace lewat babak adu penalti yang menegangkan. Skor 1-1 di waktu normal ternyata belum cukup, pertarungan harus dilanjutkan dari titik putih.
Babak penalti berjalan alot. Lima eksekutor pertama dari kedua kubu sama-sama sukses, membuat tensi di tribun penonton makin memuncak. Adu nasib baru berakhir di eksekutor kedelapan. Maxence Lacroix, yang maju untuk Palace, gagal menipu Kepa Arrizabalaga. Kiper Arsenal itu membaca arah bola dengan sempurna dan berhasil menepis.
Momen penyelamatan itu sekaligus menjadi penentu. Skor akhir adu penalti pun tertulis 8-7 untuk keunggulan The Gunners.
Kepa, usai laga, terlihat lega. "Ini tentang tim, tentang kepercayaan. Kami tahu ini akan sulit, dan saya senang bisa berkontribusi," ujarnya singkat pada awak media.
Dengan kemenangan ini, jalan Arsenal di kompetisi masih terbuka. Mereka kini bersiap menghadapi rival sekota, Chelsea, di semifinal. Duel dua leg itu rencananya digelar dua kali: pertengahan Januari dan awal Februari tahun depan. Pasti akan panas.
Mikel Arteta, sang manajer, tentu bisa sedikit bernapas lega. Meski permainan timnya tak selalu mulus, hasil akhir yang diharapkan akhirnya datang juga. Tantangan berikutnya jelas tak akan lebih mudah.
Artikel Terkait
Carrick Minta Dana Rp3 Triliun untuk Boyong Tonali dan Ederson ke Manchester United
Chelsea dan Newcastle Bahas Transfer Lima Pemain Sekaligus Jelang Bursa Musim Panas 2026
Bobby/Melati Tersingkir di 16 Besar Singapore Open Usai Kalah Dramatis dari Wakil China
FIFA Konfirmasi Hadiah Piala Dunia 2026 Capai Rp11,67 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah