Anthony Joshua kembali membuktikan kelasnya. Mantan juara dunia kelas berat itu sukses menaklukkan Jake Paul dengan knockout di ronde keenam, Jumat malam lalu. Bukan sekadar kalah, Paul bahkan harus menelan cedera pahit: rahangnya patah di dua tempat.
Pertarungan ini sebenarnya tak berjalan mulus bagi Joshua di awal. Setelah absen cukup lama, sekitar 15 bulan dari ring, dia terlihat butuh waktu untuk menemukan irama. Jake Paul, di sisi lain, tampil cukup tangguh. Selama empat ronde pertama, petinju asal Amerika Serikat itu berhasil bertahan dan menghindari serangan-serangan berbahaya sang legenda.
Tapi semua berubah di ronde kelima.
Di sinilah Joshua menunjukkan keunggulan kelasnya. Dia menjatuhkan Paul dua kali, menggoyahkan pertahanan sang lawan. Momentum itu terus dibawanya. Tak lama setelah gong ronde keenam berbunyi, sebuah pukulan kanan keras Joshua langsung mengakhiri segalanya. Paul terjatuh dan tak mampu bangun lagi.
Kemenangan ini langsung dimanfaatkan Joshua untuk mengirim pesan. Di usianya yang ke-36, petinju asal Inggris itu tak punya waktu untuk bertele-tele. Usai laga, dengan napas masih tersengal, dia melontarkan tantangan terbuka kepada rival bebuyutannya, Tyson Fury.
"Kalau kamu memang petarung sejati, berhentilah bicara. Temui aku di ring dan buktikan dengan tinju."
Kalimat itu jelas sebuah tembakan. Sekaligus penegasan bahwa Joshua masih sangat haus akan pertarungan-pertarungan besar. Sementara bagi Jake Paul, malam itu adalah akhir yang getir. Mimpi untuk diakui di dunia tinju profesional seakan dihantam pukulan realita yang sangat keras.
Artikel Terkait
Persis Solo Gagal Daftarkan Striker Brasil Clayton Akibat Aturan Strata Liga India
Persis Solo Gagal Daftarkan Striker Brasil Clayton Silva Akibat Gagal Administrasi PSSI
Manchester United dan Liverpool Berebut Adam Wharton dengan Harga £80 Juta
Portugal Berencana Pilih Miami Sebagai Markas Piala Dunia 2026, Dekat Basis Messi