“Kita perlu berbenah dengan membantu para pemain untuk meningkatkan cara pengambilan keputusan (di lapangan), kemampuan teknis dan pemahaman permainan. Jika kita mengabaikan pada aspek perkembangan di tiap individu, tim tidak akan pernah benar-benar melakukan progres. Saya percaya kita dapat memperbaiki keadaan dan tetap berada di Liga,” tambahnya.
Namun begitu, Milo tak mau bekerja sendirian. Dia secara terbuka meminta dukungan penuh dari para suporter. Sorakan dan antusiasme dari tribune, katanya, bisa menjadi bahan bakar ekstra bagi anak-anak asuhnya.
“Kita perlu tetap bersatu, dan saya tidak mengatakan ini akan menjadi hal yang mudah. Saya mengatakan ini akan jadi pelajaran berharga di akhir musim untuk Persis Solo. Pendukung Solo membutuhkan Persis untuk tetap berada di Liga karena cinta dan tradisi kalian untuk klub ini. Saya percaya kita bisa melakukannya,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Milo kembali menegaskan bahwa kolaborasi antara tim dan suporter adalah kunci. Dia pun menutup dengan semangat khasnya.
“Terima kasih atas dukungan dan dorongan suporter yang tak tergoyahkan, saat ini mari kita bangkit bersama dan meraih hasil terbaik untuk Persis. Datanglah sebanyak mungkin, bergabunglah dengan kami, dukungan kalian adalah yang terpenting. Saya tahu apa yang pendukung inginkan dan bersama-sama kita bisa melakukannya, sakjose!”
Artikel Terkait
Persija Juarai Klasemen Penonton Super League 2025/2026
Indonesia Kirim 17 Wakil ke Kejuaraan Asia 2026, Ganda Putra Jadi Sorotan
Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Persiapan Play-off Piala Dunia
AFC Jatuhkan Sanksi, Malaysia Kalah WO dan Gagal ke Piala Asia 2027