"Para pejabat di sini sudah berulang kali minta maaf karena hal-hal seperti itu," tambahnya.
Ia bahkan membandingkan secara langsung momen pembukaannya. "Siapa pun yang nonton upacara pembukaan pasti bisa lihat dengan jelas. Acara itu jauh lebih rendah kualitasnya dibanding pembukaan SEA Games kami di Kamboja tahun lalu," tegas Chamroen.
Memang, sejak awal penyelenggaraan, SEA Games Thailand sudah diwarnai sederet masalah. Banjir memaksa venue berpindah-pindah. Lalu, ada juga keluhan tentang sulitnya mendapatkan makanan halal bagi atlet muslim. Situasinya cukup pelik, dan kritik dari negara tetangga ini tentu menambah daftar persoalan yang harus dihadapi panitia.
Artikel Terkait
Februari Penuh Dendam: Persebaya Hadapi Mantan di Lima Laga Penentu
Valentino Rossi Joyride di Mandalika, Ternyata Sinyal untuk Masa Depan Balap Indonesia
Raymond/Joaquin Amankan Tiket Final, Gelar Ganda Putra Thailand Masters Pasti ke Indonesia
Anfield Bergemuruh, Liverpool dan Newcastle Berebut Tiket Liga Champions