JAKARTA – Kekalahan mengejutkan Timnas Indonesia U-22 dari Filipina di SEA Games 2025, Senin lalu, langsung memantik gelombang kritik. Laga di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai itu berakhir 0-1 untuk keunggulan Filipina, sebuah hasil yang jauh dari prediksi banyak pihak. Padahal, status Garuda Muda jelas lebih diunggulkan.
Pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, tak menyembunyikan kekecewaannya. Baginya, kekalahan ini sama sekali tidak pantas.
Kesit menyampaikan itu kepada media, Selasa (9/12/2025). Ia melihat, meski statistik penguasaan bola mungkin menguntungkan Indonesia, nyatanya di lapangan ceritanya lain. Tim terlihat bingung, tanpa skema yang jelas.
Menurutnya, kreativitas di lini tengah hampir nihil. Para pemain bermain dengan gegabah, terburu-buru begitu masuk area lawan. Finishing pun berantakan, sehingga peluang demi peluang yang tercipta akhirnya menguap begitu saja.
jelasnya lagi.
Artikel Terkait
Lanny/Apriyani Tuntaskan Denmark dengan Dominasi di Gim Penentu
DPR Soraki, Erick Thohir Ingatkan: Euforia SEA Games 2025 Jangan Bikin Lengah
Empat Naturalisasi Eropa Siap Perkuat Debut John Herdman di FIFA Series
Lanny/Apriyani Taklukkan Denmark, Melenggang ke 16 Besar Thailand Masters