“Dan ini tak hanya untuk di pusat tapi juga di daerah-daerah, karena banyak atlet-atlet kami di daerah yang juga ingin menjaga kondisinya juga mengantisipasi cedera.”
Permasalahan SDM ini makin krusal mengingat ada rencana besar di depan mata. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sudah menyampaikan keinginannya membangun pusat olahraga megah seluas 5 hektare. Nah, Taufik melihat ini secara jernih. Hadirnya fasilitas super lengkap saja tidak cukup. Ia harus diimbangi dengan tenaga ahli yang kompeten, termasuk tentu saja, dokter olahraga.
“Tak bisa dipungkiri bahwa kami saat ini belum punya sports science yang memadai,” aku Taufik.
“Dan ini yang akan kami koordinasikan dengan Kemenkes untuk ditindaklanjuti. Bagaimana kita harus punya fasilitas itu, plus SDM yang menopang.”
Jadi, persoalannya kini jelas. Ada gap besar antara infrastruktur yang dibangun dan sumber daya manusia yang tersedia. Dan itu harus segera diatasi.
Artikel Terkait
Openda Diambang Kepergian dari Juventus Setelah Gagal Penuhi Ekspektasi
Ancelotti Tegaskan Neymar Belum 100% Siap, Bintang Brasil Tak Masuk Skuad
PSM Makassar Cabut Sanksi, Imbau Pemain Jaga Berat Badan Saat Libur Lebaran
Persib Bandung Luncurkan Koleksi Streetwear Eksklusif Kolaborasi dengan Brand Inggris