Pemain Persiraja Terputus Kabar, Berjuang Mencari Keluarga di Tengah Banjir Aceh

- Senin, 01 Desember 2025 | 16:06 WIB
Pemain Persiraja Terputus Kabar, Berjuang Mencari Keluarga di Tengah Banjir Aceh

Banjir bandang yang melanda Aceh tak hanya menyapu rumah dan jalan. Jaringan komunikasi pun ikut lumpuh. Situasi ini benar-benar dirasakan oleh Muammar Khadafi, pemain Persiraja Banda Aceh. Sudah lima hari lamanya, ia tak bisa menghubungi istri, anak, dan keluarganya yang berada di Idi, Aceh Timur.

"Saya sudah lima hari tidak bisa komunikasi dengan anak, istri, dan keluarga di kampung. Seluruh Aceh Timur tidak ada jaringan. Tempat mengungsi pun saya belum tahu,"

Ucap Khadafi, Minggu (30/11), suaranya terdengar cemas. Hingga hari itu, seluruh jaringan seluler di wilayahnya dikabarkan tak berfungsi. Warga seperti terputus dari dunia luar, sulit memberi kabar atau mencari tahu informasi terbaru soal titik pengungsian.

Memang, kondisi di Aceh Timur termasuk yang paling mengkhawatirkan. Ribuan rumah terendam, desa-desa terisolasi, dan akses jalan putus diterjang air. Infrastruktur telekomunikasi yang rusak parah membuat banyak orang seperti Khadafi gelisah, menunggu kabar yang tak kunjung datang.

Rasa khawatir itu akhirnya mendorongnya untuk bertindak. Khadafi memutuskan pulang ke Aceh Timur hari ini, bertekad mencari keluarganya sendiri. Namun, di balik tekad itu ada kebingungan yang mendalam.

"Saya hari ini pulang ke Aceh Timur untuk cari keluarga, tapi saya juga tidak tahu harus mencari ke mana,"

Katanya lagi, menggambarkan situasi yang sebenarnya dihadapi banyak korban bencana.

Di sisi lain, pihak Persiraja menyatakan pemahaman atas situasi darurat ini. Kebetulan, tim sedang libur setelah pertandingan terakhir pekan lalu melawan Sriwijaya FC. Klub memberikan dukungan moril dan tentu saja berharap kabar baik segera datang untuk pemainnya.

Bencana ini skalanya luas. Puluhan ribu warga terdampak, disertai kerusakan masif pada jaringan komunikasi di berbagai kabupaten. Hingga saat ini, upaya evakuasi dan perbaikan akses masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

Sementara itu, dari kubu manajemen klub, Media Officer Persiraja Ariful Usman memberikan konfirmasi.

"Semua pemain dan ofisial Persiraja dalam keadaan sehat dan baik-baik saja yang di Banda Aceh. Tim saat ini sedang libur, beberapa pemain sudah pulang ke kampung halaman," jelas Ariful.

Ia melanjutkan, "Ada beberapa keluarga dan orang tua pemain yang terdampak di beberapa kabupaten dan kota. Kami terus mengumpulkan informasi detail karena jaringan komunikasi dan listrik ke daerah terdampak masih terputus."

Sedikit kabar baik datang dari beberapa pemain lain yang berada di daerah bencana, seperti Muhammad Reza, M. Revan, dan Mujahidin. Mereka sudah memberikan kabar dan dikonfirmasi dalam kondisi aman. Setidaknya, itu secercah berita yang melegakan di tengah situasi yang masih sangat sulit ini.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar