Indonesia kembali mendapat kepercayaan besar dari FIFA. PSSI baru saja mengumumkan bahwa negara kita terpilih sebagai salah satu tuan rumah untuk FIFA Series edisi 2026. Sebenarnya, apa sih turnamen ini?
Nantinya, ada delapan negara yang bakal jadi tuan rumah secara bersamaan. Selain Indonesia, deretan nama lainnya adalah Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritius, Puerto Rico, Rwanda, dan Uzbekistan. Lumayan beragam, ya.
FIFA Series ini memang masih baru. Baru pertama kali digelar Maret 2024 lalu, dan rencananya akan diadakan dua tahun sekali. Turnamen ini sifatnya undangan, jadi FIFA yang mengatur pertemuan antar tim dari berbagai konfederasi. Jadi bukan cuma sesama Asia, tapi bisa ketemu tim dari Eropa atau Amerika.
Yang menarik, dari semua tuan rumah 2026, cuma Azerbaijan yang juga pernah nyoba jadi tuan rumah di edisi perdana. Waktu itu mereka cuma jadi runner-up, sementara Bulgaria bawa pulang gelar juara.
Secara format, FIFA Series ini pakai sistem turnamen mini. Setiap tuan rumah nanti jadi pusat untuk empat tim yang saling berhadapan. Jadi, Timnas Indonesia bakal main melawan tiga negara lain di kandang sendiri. Tapi sampai sekarang, lawan-lawan kita itu siapa saja masih jadi misteri.
Meski cuma turnamen persahabatan, hasil pertandingan di FIFA Series ini tetap mempengaruhi peringkat FIFA. Makanya, ini jadi peluang emas buat Timnas Garuda buat naikin posisi yang sekarang masih mentok di peringkat 122 dunia.
Menurut Ketua Umum PSSI Erick Thohir, penunjukkan ini nggak lepas dari reputasi Indonesia yang makin cemerlang di mata FIFA. Apalagi setelah sukses menggelar Piala Dunia U-17 tahun lalu.
“Saya sudah menerima kabar dari FIFA bahwa lobi kita telah membuahkan hasil. Indonesia resmi diberikan kepercayaan menjadi tuan rumah ajang FIFA Series tahun depan. Alhamdulillah, kita sekali lagi mendapat mandat menyelenggarakan turnamen resmi FIFA,” ujar Erick di Jakarta, Jumat (21/11).
“Saya mengapresiasi kepercayaan yang kembali diberikan FIFA kepada Indonesia. Ini menunjukkan, FIFA melihat antusiasme federasi dan juga suporter Indonesia yang serius membangun sepak bola serta mampu menjadi tuan rumah event berskala global. Tentu, keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang selalu setia mendukung kemajuan sepakbola Indonesia di level internasional. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden,” tegasnya.
Jadi, siap-siap dukung Timnas di rumah sendiri dua tahun lagi. Semoga momentum ini bisa bikin sepak bola Indonesia makin melesat.
Artikel Terkait
Mantan Manajer Persija Harianto Badjoeri Meninggal Dunia
Flick Anggap Wajar Reaksi Kesal Yamal Usai Barcelona Kembali ke Puncak Klasemen
PBSI Kirim 24 Atlet Lebih Awal ke Inggris untuk Aklimatisasi Jelang All England 2026
Bagnaia Pastikan Keputusan Kontrak 2027 Segera Diumumkan