Soal target? Felisha jelas-jelas menyebut podium juara. "Tekad kami tetap sama, maunya menang di setiap laga sampai juara," tegasnya. Namun begitu, dia realistis. Daripada muluk-muluk, mereka memilih fokus pada proses. Step by step. Performa stabil lebih diutamakan.
"Kalau mau hasil bagus, persiapannya juga harus bagus," ucap Felisha menegaskan.
Jafar punya concern lain. Baginya, membangun kepercayaan diri adalah modal utama. "Kami mau menebus hasil-hasil kurang bagus di beberapa turnamen sebelumnya," ungkapnya. Sayangnya, sejak hasil tak memuaskan itu, kepercayaan dirinya sempat menurun. Nah, sekarang dia berusaha mengembalikan keyakinan itu perlahan. Biar permainan lebih meyakinkan.
Kemenangan ini tentu jadi angin segar. Tapi jalan masih panjang. Babak 16 besar menanti dengan tantangan yang pasti lebih berat.
Artikel Terkait
Alwi Farhan Buka Opsi Tak Berpuasa Saat All England 2026 Beririsan dengan Ramadhan
PSM Makassar Krisis Identitas Usai Kalah Ketiga Kali Beruntun
Lanny/Apriyani Gasak Wakil UEA, Melaju ke 16 Besar German Open 2026
Arsenal dan Barcelona Bersaing Rekrut Julian Alvarez