Pengawasan penjualan mineral dan batu bara lewat jalur darat kini jadi sorotan panas. Komisi XII DPR mendesak Kementerian ESDM untuk segera mengeluarkan aturan yang mengatur hal ini. Desakan itu bukan tanpa alasan, mereka khawatir ada celah besar yang bisa merugikan negara.
Semua ini bermula dari rapat dengar pendapat yang digelar Selasa lalu. Komisi XII duduk bersama Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Tri Winarno, dan tak lupa mengundang perwakilan dari 13 surveyor minerba terdaftar. Atmosfer rapatnya sendiri digambarkan cukup intens.
Di sana, Wakil Ketua Komisi XII Bambang Haryadi secara khusus menyoroti masalah timbangan darat untuk nikel dan batu bara. Baginya, urusan timbang-menimbang ini bukan sekadar soal alat. Yang lebih penting, kontrol penuh harus ada di tangan negara.
"Masalahnya bukan siapa yang akan membuat timbangan, tapi pengelolanya dan pengendalinya tetap harus negara," tegas Bambang.
Menanggapi hal itu, Dirjen Minerba Tri Winarno mengaku isu ini sebenarnya sudah jadi pembahasan di forum yang dikomandoi Kemenko Perekonomian. Meski begitu, dia sepakat untuk mempercepat proses di area yang menjadi kewenangannya.
"Kalau misalnya nanti melibatkan kementerian atau lembaga, ini agak ribet. Saya sepakat, Pak Pimpinan, bahwa mana yang kewenangan kami, mana ini, kami percepat untuk yang pengawasan penjualan darat," ujar Tri Winarno.
Bambang lantas membandingkan dengan sistem yang sudah berjalan via laut. Menurutnya, penjualan lewat laut sudah termonitor dengan cukup baik. Negara punya kendali kuat di sana, setiap kapal wajib melengkapi dokumen dan membayar royalti sebelum berlayar. Nah, model pengawasan seperti inilah yang dia ingin terapkan untuk jalur darat.
Tak cuma aturan, Komisi XII juga minta langkah teknis yang konkret. Mereka ingin ESDM menempatkan personelnya di setiap pintu masuk kawasan industri. Sistem IT yang terintegrasi dengan pusat juga dianggap penting, agar pemerintah bisa memantau kuantitas dan kualitas minerba yang masuk secara real-time.
Artikel Terkait
Stasiun Jatake Diresmikan, Dudy dan Andra Pacu Ekonomi Banten Lewat Rel
Bencana Sumatera Hantam Ribuan Madrasah dan Rumah Ibadah
Satgas Polda Riau Bangun 26 Jembatan untuk Putuskan Isolasi Desa
Said Iqbal Dukung Kapolri Tetap di Bawah Presiden, Sejalan dengan Sikap Tegas Sigit