Rabu (28/1) lalu, suasana di kompleks parlemen Senayan cukup tegang. Dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Menteri Agama Nassarudin Umar memaparkan data yang cukup mencengangkan. Ternyata, bencana yang melanda Sumatera tak hanya soal infrastruktur fisik. Layanan keagamaan dan pendidikan pun ikut terpukul hebat.
Menurut Nassarudin, dampaknya langsung terasa. Proses belajar mengajar di lembaga agama serta aktivitas sosial keagamaan masyarakat banyak yang mandek. Gangguan ini, ujarnya, punya implikasi serius bagi kehidupan beragama di wilayah terdampak.
"Berdasarkan rencana aksi satuan tugas, kami mencatat ada 3.207 satuan layanan yang terdampak," jelas Nassarudin.
"Rinciannya, 562 madrasah, pondok pesantren mencapai 1.033 unit, lalu 17 PTKI. Belum lagi 1.593 rumah ibadah dari berbagai agama, plus unit layanan KUA di lokasi bencana," sambungnya.
Artikel Terkait
Serikat Buruh Tolak Usulan Polri Dibawah Kementerian, Dukung Penuh Sikap Kapolri
Stasiun Jatake Resmi Beroperasi, Penumpang Langsung Berduyun-duyun
Prabowo Resmi Lantik Delapan Anggota Dewan Energi Nasional Periode 2026-2030
Dua Tersangka Korupsi Dinas Kementan, Kerugian Negara Capai Rp 5,94 Miliar