Kekalahan 2-3 dari Manchester United di Emirates Stadium pasti terasa pahit. Mikel Arteta mengakuinya. Tapi, pelatih Arsenal itu tak butuh waktu lama untuk bertindak. Esok harinya, ia sudah mengumpulkan seluruh skuadnya dalam sebuah pertemuan tertutup. Tujuannya jelas: meredam emosi dan ketegangan yang mungkin muncul, sekaligus mengajak semua pihak, termasuk suporter, untuk tidak panik.
Memang, hasil itu membuat langkah The Gunners tersendat. Cuma dua poin yang berhasil dikumpulkan dari tiga laga terakhir di Premier League. Situasi yang bisa bikin was-was.
Namun begitu, posisi mereka di puncak klasemen belum benar-benar goyah. Keunggulan empat poin dari pesaing terdekat masih mereka pegang. Dan kalau dilihat lebih luas, peluang Arsenal musim ini sebenarnya masih terbuka lebar. Di Eropa, mereka akan menghadapi Kairat Almaty dengan target menjaga rekor sempurna. Di Piala Carabao, mereka unggul agregat atas Chelsea dan hampir pastikan tiket final. Belum lagi Piala FA yang masih mereka jalani. Jadi, masih banyak yang bisa diperjuangkan.
Arteta sendiri menjelaskan, pertemuan internal itu lebih tentang menenangkan suasana dan menyelaraskan kembali visi ke depan.
Dalam kesempatan itu, sang pelatih mengajukan dua pertanyaan sederhana namun mendasar kepada anak asuhnya.
Artikel Terkait
Verstappen Gagal Total di Sprint Race Shanghai, Red Bull Terpuruk
Media Italia Soroti Idzes dan Audero Jelang FIFA Series 2026
Persib Pererat Hubungan dengan Sponsor Lewat Buka Puasa Bersama
Putri Kusuma Wardani Amankan Tiket Final Swiss Open Usai Kalahkan Nozomi Okuhara