Suasana di Tepi Barat kembali memanas. Menurut laporan, pemukim Israel mengusir paksa setidaknya 15 keluarga Palestina dari rumah mereka. Yang menyedihkan, keluarga-keluarga itu terpaksa merobohkan sendiri tempat tinggal mereka sebelum akhirnya meninggalkan wilayah tersebut.
Kepala Dewan Desa al-Malih, Mahdi Draghmeh, mengonfirmasi kejadian ini.
Dia menyebut kepada kantor berita Wafa bahwa pengusiran paksa terjadi pada Selasa lalu. Di tengah ancaman dan serangan yang kian menjadi, para warga pun mulai membongkar rumah mereka dengan tangan sendiri.
Namun begitu, ini bukan satu-satunya kasus. Ternyata, beberapa hari sebelumnya, tujuh keluarga lain dari komunitas Maita di sekitarnya sudah lebih dulu mengalaminya. Polanya sama: serangan dan ancaman dari pemukim memaksa mereka pergi.
Artikel Terkait
Lebih dari 45% Perusahaan Transportasi Rusia Sudah Gunakan AI, Regulasi Masih Tertinggal
Savio Siap Pimpin PSM Makassar Hentikan Tren Buruk di Kandang
72 Siswa Diduga Keracunan Spageti Program Makan Bergizi Gratis di Jakarta Timur
Halte RPTRA Lenteng Agung Kembali Dipenuhi Sampah, Perilaku Warga Jadi Sorotan