Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Indonesia timur. Pagi ini, Rabu (18 Februari 2026), getaran dengan kekuatan signifikan terasa di sekitar Maluku Tenggara.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat magnitudonya mencapai 5,7. Guncangan terjadi tepat pada pukul 09.15 WIB. Menurut data sementara, episentrumnya terletak di koordinat 6,20 Lintang Selatan dan 131,32 Bujur Timur.
Dalam keterangan resminya, BMKG merincikan lokasi dan kedalaman gempa.
“Gempa Mag:5.7, 18-Feb-26 09:15:28 WIB, Lok:6.20 LS,131.32 BT (167 km BaratDaya MALUKUTENGGARA), Kedlmn:112 Km,”
Artinya, pusat gempa berada sekitar 167 kilometer arah barat daya dari Maluku Tenggara. Cukup dalam, yaitu 112 kilometer di bawah permukaan bumi.
Namun begitu, ada kabar baik. BMKG dengan tegas menyatakan gempa ini tidak berpotensi memicu tsunami. Pernyataan itu langsung ditegaskan dalam unggahan terpisah.
“Tidak berpotensi tsunami.”
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa. Situasi tampaknya masih dalam pemantauan. BMKG sendiri mengingatkan bahwa data yang dirilis masih bersifat awal.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan dapat berubah seiring kelengkapan data,” jelas lembaga tersebut.
Jadi, meski getaran dirasakan kuat, masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Artikel Terkait
Harga Sejumlah Bahan Pokok Turun Jelang Ramadan
Presiden Prabowo Tiba di AS, Fokuskan Kunjungan pada Perdagangan dan Perdamaian Gaza
MUI Tegaskan Perbedaan Awal Ramadan Keniscayaan, Utamakan Kerukunan Umat
Giantara Serpong City Luncurkan Hunian Nerin Neo, Responsi Permintaan Pasar Muda