Borobudur Marathon 2025 Raih Elite Label World Athletics, Bukti Naik Kelas Dunia
Kabupaten Magelang bersiap menyambut event lari bergengsi internasional, Bank Jateng Borobudur Marathon 2025. Ajang ini secara resmi telah menyandang Elite Label dari World Athletics, sebuah pengakuan tertinggi yang menempatkannya setara dengan maraton-maraton elite di seluruh dunia.
Dukungan Penuh dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyambut baik pencapaian prestisius ini. Menurutnya, Borobudur Marathon 2025 bisa menjadi momentum kebangkitan olahraga lari Indonesia di kancah global. Hasto, yang akan turun langsung di kategori lari 10K, mengungkapkan kebanggaannya.
"Ini adalah pengakuan global yang harus kita syukuri," tegas Hasto di Magelang, sehari sebelum acara. Ia berharap event ini tidak hanya sukses secara teknis penyelenggaraan, tetapi juga menjadi simbol kemajuan Indonesia dalam dunia olahraga lari internasional.
Peran Strategis sebagai Penggerak Sport Tourism
Borobudur Marathon kini telah menjelma menjadi kebanggaan nasional dan magnet pariwisata olahraga (sport tourism) andalan. Event ini memberikan dampak positif secara ekonomi, budaya, dan mempromosikan gaya hidup sehat kepada masyarakat luas.
Mengusung filosofi "Mens sana in corpore sano" yang berarti di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat, Hasto menekankan olahraga erat kaitannya dengan ketahanan dan daya juang bangsa. "Dalam maraton, kita belajar strategi, melatih daya tahan, dan menguji kematangan semangat," jelasnya.
Setiap pelari maraton, lanjutnya, adalah simbol disiplin dan kerja keras. Nilai-nilai ini sangat relevan dan diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa.
Info Pelaksanaan dan Partisipasi
Borobudur Marathon 2025 akan digelar dengan start dan finish di kawasan Kompleks Taman Lumbini, dekat Candi Borobudur. Event ini menawarkan tiga kategori lomba yang dapat diikuti pelari:
- Maraton (42,195 km) dengan waktu tempuh maksimal 7 jam
- Half Marathon (21,097 km)
- Lari 10 Kilometer
Sebanyak sekitar 10.500 pelari dari dalam dan luar negeri telah mendaftar untuk berpartisipasi. Dukungan terhadap perekonomian lokal juga ditunjukkan dengan melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah, memperkuat perannya sebagai penggerak utama sport tourism di Indonesia.
Artikel Terkait
FFI Umumkan Skuad Final Timnas Futsal Putri untuk Piala AFF 2026
Real Madrid Tegaskan Mourinho Bukan Opsi, Fokus ke Klopp dan Proyek Jangka Panjang
Janice Tjen Tembus Peringkat 36 Dunia, Rekor Tertinggi Kariernya
Mantan Manajer Persija Harianto Badjoeri Meninggal Dunia