Yang membedakannya dari penguasa lain, wilayah Raya di bawah kepemimpinannya menjadi satu-satunya kawasan di Tanah Batak yang tidak pernah takluk kepada Belanda sepanjang hayatnya. Keteguhan inilah yang membuatnya layak menerima gelar Pahlawan Nasional atas jasa di bidang perjuangan bersenjata dalam mempertahankan persatuan bangsa.
Pesan dan Harapan Gubernur Sumatera Utara
Gubernur Bobby Nasution berharap penganugerahan ini dapat memotivasi masyarakat Sumatera Utara, khususnya generasi muda, untuk terus memupuk semangat kebersamaan dan persatuan. Momentum ini juga diingatkannya sebagai pengingat akan jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen penuh untuk menjaga nilai-nilai perjuangan para pahlawan dan menanamkannya dalam setiap kebijakan pembangunan daerah. Bobby Nasution juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani semangat juang para pahlawan dengan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa.
Selain Tuan Rondahaim Saragih, Presiden Prabowo Subianto juga menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sembilan tokoh lainnya, di antaranya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Jenderal Besar (Purn) HM Soeharto, Jenderal (Purn) Sawo Edhie Wibowo, dan Marsinah.
Artikel Terkait
Kemacetan Parah Landa Kawasan Lapangan Banteng Imbas Gelaran Lebaran Betawi
Sekretaris Kabinet Kritik Inflasi Pengamat yang Tak Berdasar Data
Otoproject Ekspansi ke Bekasi dan Serpong dengan Konsep Studio Modern
Jatim Libatkan 7.500 Relawan Santri dan Mahasiswa untuk Percepat Sertifikasi Tanah