Besok, Presiden Prabowo Umumkan Nama Pahlawan Nasional Baru, Soeharto dan Gus Dur Diusulkan
Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto akan secara resmi mengumumkan nama-nama pahlawan nasional baru. Rekomendasi nama-nama tokoh yang layak menerima gelar tertinggi tersebut telah diserahkan ke meja Presiden.
Gus Ipul menjelaskan bahwa proses penetapan pahlawan nasional bersifat berjenjang dan ketat. "Prosesnya berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga ke Kementerian Sosial, lalu naik ke Dewan Gelar. Dewan Gelar inilah yang kemudian melapor kepada Presiden. Semua proses telah dilalui, sehingga siapapun yang ditetapkan nanti telah memenuhi syarat. Kita tunggu pengumuman resminya," ujarnya kepada wartawan pada Minggu (9/11/2025).
Daftar Tokoh yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Gus Ipul menuturkan pengumuman rencananya akan dilakukan besok. Dari sekian banyak tokoh, dua nama yang mencuat adalah Presiden RI ke-2, Soeharto, dan Presiden ke-4, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
"Salah satu yang kami usulkan dari bawah adalah Presiden Soeharto, ada juga Presiden Abdurrahman Wahid, dan banyak lagi tokoh-tokoh dari berbagai provinsi dan daerah," ucap Gus Ipul. Ia menambahkan, pengumuman dari Istana diperkirakan sekitar pukul 16.00 WIB.
Rangkaian Peringatan Hari Pahlawan 2025
Selain pengumuman pahlawan nasional, Gus Ipul juga mengungkapkan persiapan peringatan Hari Pahlawan Nasional. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan memimpin langsung ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.
Gus Ipul mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengheningkan cipta selama satu menit tepat pada pukul 08.15 WIB besok. "Ini untuk mengenang sekaligus mendoakan para pahlawan dan syuhada yang telah mewariskan negara merdeka. Berkat jasa merekalah, kita sekarang bisa merasakan kemajuan dan perkembangan bangsa," jelasnya.
Dengan demikian, besok tidak hanya menjadi momen pengumuman gelar kehormatan bagi para tokoh bangsa tetapi juga hari untuk merefleksikan jasa dan perjuangan mereka dalam membangun Indonesia.
Artikel Terkait
Operasi Penertiban Glodok Tak Bertahan Lama, PKL dan Parkir Liar Kembali Semrawut
Pemerintah Kaji Penghentian Ekspor Timah Mentah untuk Percepat Hilirisasi
Indonesia Bergabung dengan Board of Peace, Prabowo Hadiri Rapat Perdana
PBSI Uji Coba Atlet Rangkap, Apriyani dan Lanny Tampil di Dua Nomor