Washington DC - Sebuah video yang menampilkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikelilingi dan didoakan oleh sekitar dua puluh pendeta di Ruang Oval Gedung Putih mendadak ramai diperbincangkan. Momen ini viral di tengah situasi panas, ketika AS dan Israel masih terus menggempur Iran.
Menurut laporan Euro News pada Jumat (6/3/2026), video itu pertama kali dibagikan oleh Dan Scavino. Scavino, yang tak lain adalah Wakil Kepala Staf sekaligus Direktur Kantor Personel Kepresidenan Gedung Putih, mengunggahnya di akun media sosial X miliknya. Hingga kini, tayangan itu sudah ditonton lebih dari 7,2 juta kali. Angka yang cukup fantastis.
Dalam postingannya, Scavino menulis singkat, "Sedang berlangsung sekarang di Ruang Oval @WhiteHouse. God Bless the USA!"
Dalam video yang beredar, terlihat Trump duduk tenang di belakang mejanya yang ikonik. Beberapa pendeta meletakkan tangan di pundaknya, sementara yang lain mengarahkan tangan mereka ke arah sang presiden. Suara doa yang lantang dan khidmat memenuhi ruangan paling berkuasa di Amerika itu.
Salah satu pendeta terdengar mengucapkan doa dengan penuh pengharapan.
"Kami berdoa agar berkat dan kasih karunia-Mu senantiasa menyertainya. Kami berdoa agar hikmat dari surga memenuhi hati dan pikirannya, dan Tuhan, Engkau akan membimbingnya di masa-masa sulit yang kita hadapi saat ini," ujarnya.
Doa itu tak hanya tertuju pada Trump seorang. Sang pendeta melanjutkan,
"Saya berdoa memohon berkat dan perlindungan-Mu atasnya. Saya berdoa memohon berkat dan perlindungan-Mu atas pasukan kita, dan semua pria dan wanita yang mengabdi pada angkatan bersenjata kita."
Momen spiritual di pusat kekuasaan politik ini menarik perhatian banyak netizen. Di sisi lain, konflik di Timur Tengah masih terus memanas. Video ini muncul persis ketika ketegangan AS-Iran mencapai titik yang cukup mencemaskan. Sebuah narasi yang kontras, antara doa di satu sisi dan peperangan di sisi lain.
Beberapa pengamat melihat ini sebagai upaya membangun citra. Yang lain mungkin melihatnya sebagai pencarian dukungan spiritual di tengah keputusan-keputusan berat yang harus diambil. Apapun itu, video ini berhasil mencuri perhatian publik secara global.
Artikel Terkait
Wali Kota Makassar Ancam Copot Kepala Sekolah yang Paksa Iuran untuk Acara Perpisahan
Polri Bongkar Mafia BBM Subsidi, Rugikan Negara Rp243 Miliar dalam 13 Hari
KPK Periksa Karyawan Perusahaan Milik Bupati Pekalongan Terkait Dugaan Pengondisian Proyek
PM Australia Ucapkan Terima Kasih atas Ekspor Pupuk Urea 250.000 Ton dari Indonesia