Kepala DPMPTSP Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, menambahkan bahwa dalam forum ini sebanyak 34 pelaku usaha dijadwalkan bertemu langsung dengan bupati dan wali kota. Pertemuan tersebut membahas rencana investasi di berbagai sektor, seperti:
- Hilirisasi produk pertanian dan perikanan
- Pengembangan energi terbarukan
- Pengolahan sampah
- Pengembangan industri pariwisata
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwi Saputra, menegaskan komitmen BI untuk terus berkolaborasi dengan Pemprov Jateng. CJIBF dinilai efektif dalam mempertemukan investor dengan pemerintah daerah yang memiliki proyek-proyek potensial.
"Semua ini sejalan dengan visi ekonomi hijau dan ekonomi sirkular yang digaungkan. Jawa Tengah sebagai penopang pangan dan industri nasional memiliki posisi strategis untuk mengintegrasikan kedua sektor tersebut," pungkasnya.
Artikel Terkait
Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Brasil 2026 dengan Selisih Tipis
Stok Beras Nasional Diproyeksikan Capai 6 Juta Ton, Kapasitas Gudang Bulog Jadi Tantangan
Netanyahu Picu Kontroversi dengan Menyamakan Yesus Kristus dan Genghis Khan
Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Maluku Tenggara Barat