Rekrutmen Relawan SPPG Polda Riau Buka Ratusan Lapangan Kerja

- Senin, 03 November 2025 | 13:20 WIB
Rekrutmen Relawan SPPG Polda Riau Buka Ratusan Lapangan Kerja
Rekrutmen Relawan SPPG Polda Riau: Wujudkan Kesejahteraan & Lapangan Kerja

Polda Riau Buka Lapangan Kerja, Rekrut Ratusan Relawan untuk Dapur SPPG

Komitmen Kepolisian Daerah (Polda) Riau dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kini diwujudkan dengan membuka lapangan pekerjaan bagi warga lokal. Melalui program Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Polda Riau melakukan rekrutmen besar-besaran tenaga kerja lokal sebagai relawan.

Kaposko MBG Polda Riau, Kombes Bahtiar Alponso, mengungkapkan bahwa setiap Dapur SPPG melibatkan sekitar 50 orang, yang terdiri dari 47 relawan, ditambah dengan Kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan. "Penyerapan relawan ini akan disesuaikan dengan jumlah penerima manfaat. Semakin banyak penerima, semakin banyak pula relawan yang kami libatkan," jelas Alponso.

15 Dapur SPPG Polda Riau Sebarkan Manfaat di 12 Wilayah

Saati ini, Polda Riau telah membangun 15 Dapur SPPG yang tersebar di 12 kota dan kabupaten. Dari jumlah tersebut, sembilan dapur telah beroperasi penuh, sementara sisanya sedang dalam proses penyelesaian administrasi, termasuk pembuatan virtual account.

Program ini dirancang untuk memiliki manfaat ganda. Selain memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, juga menjadi mesin penggerak ekonomi di tingkat kelurahan. "Ratusan relawan yang kami rekrut membuktikan bahwa SPPG menciptakan lapangan pekerjaan baru dan membantu meningkatkan perekonomian warga," tegas Alponso.

Prioritas Tenaga Lokal dan Jaminan Rasa Memiliki

Polda Riau menetapkan komitmen kuat untuk memprioritaskan warga setempat. "Sesuai arahan, kami berkomitmen maksimal 70% relawan di setiap dapur SPPG harus berasal dari lingkungan terdekat. Ibu-ibu dan pemuda setempat yang memasak, sehingga tercipta rasa memiliki dan kualitas gizi untuk anak-anak mereka sendiri," tambahnya.

Standar Keamanan Pangan dan Gizi yang Ketat

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menekankan pentingnya standar gizi dan keamanan pangan di setiap Dapur SPPG. "Keamanan pangan dari hulu ke hilir harus diperhatikan dengan baik," ujarnya.

Untuk memastikan makanan yang dihasilkan aman dan layak konsumsi, SPPG Polda Riau menerapkan prosedur ketat, termasuk rapid test pada setiap menu masakan. Tujuannya adalah untuk memastikan makanan bebas dari bakteri dan racun, sehingga tidak hanya bergizi tetapi juga menjamin kesehatan para penerima manfaat.

Dengan langkah ini, program Makan Bergizi Gratis Polda Riau tidak hanya menjadi solusi atas masalah gizi, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana institusi pemerintah dapat langsung memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat di tingkat akar rumput.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar