"Lebih baik jika dilakukan mediasi penal (restorative justice). Mungkin saja di lapangan peristiwanya sama-sama emosional. Sehingga langkah Kemendagri melakukan klarifikasi suatu proses yang penting dan perlu diapresiasi," ujar Irawan.
Ia menekankan bahwa tidak semua hal harus berujung pada proses pidana. "Langkah pemidanaan harus jadi jalan terakhir," tambahnya.
Permintaan Maaf Resmi Wabup Pidie Jaya
Menanggapi viralnya video tersebut, Hasan Basri akhirnya mengeluarkan pernyataan permintaan maaf. Dalam video yang beredar, dia terlihat mengenakan peci, kemeja, dan sarung.
"Saya memohon maaf atas kesilapan dan keteledoran saya terhadap perlakuan saya tadi pagi kepada Ananda Reza menyangkut terjadi pemukulan di SPPG Desa Sagoe Kecamatan Trienggadeng," kata Hasan Basri dalam videonya, seperti dilansir detikSumut, Kamis (30/10/2025).
Hasan Basri membenarkan bahwa video permintaan maaf itu dibuatnya. Dia juga meminta maaf secara terbuka kepada keluarga korban dan seluruh jajaran SPPG di Kecamatan Trienggadeng. "Dalam hal ini saya selaku pribadi memohon sangat untuk diperbanyak maaf," jelasnya.
Artikel Terkait
Ramadan 2026 Diprediksi Masih Dibayangi Hujan, Kemarau Baru Datang April-Mei
Gempa Dangkal 3,0 SR Guncang Gayo Lues di Pagi Buta
Surat Terakhir Bocah SD di Ngada: Uang untuk Buku yang Tak Pernah Terbeli
Warga Jonggol Dikhawatirkan Hanyut Saat Cari Besi di Sungai Cipamingkis