Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, telah meninggal dunia. Pernyataan mengejutkan ini disampaikan Trump di tengah spekulasi yang sudah berbulan-bulan mengenai kondisi kesehatan Khamenei.
Keberadaan Mojtaba Khamenei menjadi tanda tanya sejak serangan udara AS-Israel beberapa waktu lalu. Menurut laporan New York Post yang mengutip penilaian intelijen AS, Khamenei mengalami luka parah dan cacat fisik akibat serangan tersebut.
Saat serangan terjadi, Mojtaba berada di kediaman yang sama dengan ayahnya, Pemimpin Tertinggi Iran sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei. Namun, ia selamat karena berada di ruangan yang berbeda. Duta Besar Iran untuk Siprus, Alireza Salarian, saat itu mengatakan bahwa Mojtaba menderita cedera pada kaki, tangan, dan lengannya dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
Sejak serangan itu, Mojtaba belum pernah tampil di depan umum atau menyampaikan pidato apa pun. Ia juga belum muncul di publik sejak dilantik sebagai pemimpin tertinggi Iran pada Maret lalu.
Artikel Terkait
Wall Street Ditutup Menguat, Inflasi AS Melandai di Juni
Dave Laksono Minta Pemerintah Sikapi Tarif Trump di Selat Hormuz Secara Tenang dan Terukur
Kapal Angkatan Laut Kuwait Terkena Serangan Rudal Iran, Empat Awak Luka
Empat Awak Kapal AL Kuwait Terluka Akibat Serangan Iran di Selat Hormuz