Tangan Karyawan Restoran di Tangerang Terjepit Mesin Penggiling Saus

- Kamis, 02 Juli 2026 | 22:30 WIB
Tangan Karyawan Restoran di Tangerang Terjepit Mesin Penggiling Saus

Seorang karyawan restoran di Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, mengalami kecelakaan kerja saat tangan kirinya terjepit mesin penggiling saus. Korban berinisial S, 21 tahun, harus menjalani proses evakuasi yang menegangkan di rumah sakit.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, mengatakan petugas pemadam kebakaran mendapat permintaan bantuan evakuasi setelah korban tiba di rumah sakit. Petugas dari UPT Damkar Cibodas kemudian berkoordinasi dengan pihak rumah sakit mengenai teknis pelepasan tangan korban yang terjepit.

"Korban sudah berada di RS dan setelah berkoordinasi dengan dari RS, penanganan dengan cara digerinda bak atas terlebih dahulu," kata Andia, Kamis (2/7/2026).

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (1/7) sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, korban hendak memasukkan bahan makanan untuk dibuat saus dan secara tak sengaja tangannya terjepit mesin. Damkar mendapat laporan sekitar pukul 11.10 WIB dan langsung mendatangi RS untuk melakukan evakuasi.

Proses evakuasi berlangsung menegangkan. Tangan korban terjepit di dalam bak mesin penggiling saus berukuran 30x50 cm. Petugas damkar hanya diminta melepaskan bak dari mesin, sementara pelepasan tangan dari mesin dilakukan di ruang operasi sesuai arahan dokter spesialis.

"Untuk penanganan sesuai arahan dokter spesialis, hanya melepas baknya saja. Untuk melepas tangan dari mesin harus dilakukan di ruang operasi," ujar Andia.

Korban sudah dalam kondisi lemas saat tiba di rumah sakit. Pihak RS memberikan bantuan alat pernapasan dan cairan infus selama proses evakuasi. Setelah bak mesin berhasil dilepaskan, korban dirujuk ke rumah sakit lain yang memiliki kemampuan dan peralatan lebih lengkap untuk penanganan lebih lanjut.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags