Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa Israel menargetkan untuk membunuh pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. Pernyataan itu langsung memicu reaksi keras dari Teheran.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menulis di platform X bahwa Iran akan memberikan "tanggapan keras dan segera" jika Israel melancarkan ancaman terhadap kepemimpinan dan rakyat Iran. Ia juga menyebut Presiden AS Donald Trump telah berkomitmen untuk membungkam "hewan peliharaan" mereka di Tel Aviv.
"Jika mereka mengabaikan majikan mereka, Iran akan memberi mereka pelajaran. Ancaman apa pun terhadap rakyat dan kepemimpinan kami akan dibalas dengan tanggapan keras dan segera," ujar Araghchi, Kamis (1/7/2026).
Peringatan Katz sebelumnya dilaporkan oleh kantor berita Israel, Ynet, pada Senin (29/6). Katz menegaskan bahwa Mojtaba Khamenei menjadi target pembunuhan. CNN telah menghubungi kantor Katz untuk meminta tanggapan.
Sejak dilantik pada awal Maret, Khamenei belum terlihat di depan umum. Pelantikannya terjadi setelah pendahulu sekaligus ayahnya, Ali Khamenei, tewas dalam serangan Israel pada akhir Februari.
Saat itu, Katz menulis di X bahwa "pemimpin mana pun yang ditunjuk" oleh Teheran "untuk melanjutkan rencana menghancurkan Israel, mengancam AS serta dunia bebas dan negara-negara di kawasan, serta menindas rakyat Iran-akan menjadi target mutlak untuk dilenyapkan."
Artikel Terkait
Israel Tegaskan Pasukan Akan Tetap di Zona Keamanan Lebanon, Suriah, dan Gaza
Wall Street Dibuka Melemah, Ketegangan AS-Iran Bayangi Pasar
Iran Tetapkan Tiga Hari Libur Nasional untuk Pemakaman Ayatollah Khamenei
IRIB Diprotes karena Memotong Wawancara Ketua Parlemen Iran soal Negosiasi Nuklir