Kebakaran Auditorium Binus Kebon Jeruk Padam, 70 Personel Dikerahkan

- Jumat, 22 Mei 2026 | 10:55 WIB
Kebakaran Auditorium Binus Kebon Jeruk Padam, 70 Personel Dikerahkan

Kebakaran yang melanda auditorium kampus Binus di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, telah berhasil dipadamkan. Hingga saat ini, penyebab pasti dari musibah tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Berdasarkan dokumentasi yang diterima, Jumat (22/5/2026), petugas pemadam kebakaran bersama otoritas kampus terlihat melakukan pengecekan menyeluruh di area auditorium yang terbakar. Kondisi kursi-kursi di dalam ruangan tampak basah akibat proses penyemprotan air selama operasi pemadaman berlangsung.

Bagian atap auditorium yang terbuat dari material papan tipis atau triplek, serta sejumlah tepi dinding, tampak hangus terbakar. Sebagian struktur atap juga terlihat terbuka akibat terjangan api.

“Status kebakaran, pemadaman selesai,” ujar petugas Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Proses pemadaman dinyatakan rampung pada pukul 09.40 WIB. Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran dan 70 personel dikerahkan ke lokasi auditorium Binus yang beralamat di Jalan Raya Kebon Jeruk Nomor 27 RT 1 RW 9, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Operasi pemadaman sendiri telah dimulai sejak pukul 05.41 WIB. Meski api telah padam, penyebab dan kronologi kejadian masih menjadi tanda tanya dan tengah didalami oleh petugas.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, menyampaikan bahwa kondisi di lokasi kini berangsur aman. Pihaknya masih melakukan proses overhaul atau penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.

Ia menjelaskan, asap tebal sempat memenuhi seluruh lantai lokasi kebakaran saat tim tiba di tempat kejadian. Untuk mengatasi hal tersebut, petugas terpaksa menggunakan alat bantu pernapasan.

“Begitu kita sampai, kondisi gedung lantai 5 itu memang asapnya sudah penuh, sudah tebal. Jadi kita harus masuk menggunakan alat breathing apparatus, baru kita lakukan pemadaman dan mencari titik-titik api,” ujarnya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar