Nama komedian Sule kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah unggahan di media sosial Threads viral dan memicu spekulasi luas di kalangan warganet. Pengguna akun @diego_christ membagikan pengalaman pahitnya saat bekerja sebagai tim kreatif di sebuah program televisi swasta pada tahun 2013, yang kemudian dikaitkan dengan Sule sebagai pembawa acara.
Dalam unggahan yang kini telah dihapus tersebut, pemilik akun menceritakan bahwa dirinya bertugas sebagai kreator di program INI Talkshow yang tayang di NET. Saat itu, ia harus mengantarkan naskah materi kepada salah satu host acara tersebut. Namun, momen yang seharusnya menjadi tugas rutin justru berubah menjadi pengalaman traumatis.
"Tahun 2013 aku kerja di NET. Waktu itu jadi Creative di program INI Talkshow," tulis akun tersebut dalam cuitannya.
Pemilik akun mengaku mendapat perlakuan kasar dari host yang tidak disebutkan namanya. Ia menceritakan bahwa ketika hendak menyerahkan naskah, host tersebut justru melemparkan lembaran kertas ke arah wajahnya sambil berkata, "Anak baru ya? Suruh produser kamu yang bacain skrip hari ini ke saya." Peristiwa itu membuatnya merasa terhina dan akhirnya menangis di toilet kantor.
Unggahan itu langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak di antara mereka yang menduga bahwa host yang dimaksud adalah Sule, karena dalam cerita tersebut korban menyapa dengan panggilan "Kang", yang merupakan sapaan akrab untuk komedian bernama asli Sutisna itu.
Namun, Sule dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Melalui akun media sosialnya, ia menjelaskan bahwa dirinya baru bergabung dengan program INI Talkshow pada tahun 2014, bukan 2013 seperti yang diceritakan dalam unggahan viral itu. Ia juga menegaskan tidak pernah melakukan tindakan melempar skrip kepada siapa pun.
"Saya 2014 di ini talkshow dan demi allah seumur hidup saya belum pernah lempar scrip," bantah Sule.
Sementara itu, akun @diego_christ telah menghapus unggahan kontroversial tersebut. Dalam pernyataan terpisah, ia menjelaskan bahwa keputusan itu diambil karena ada pihak yang tidak senang dengan cerita yang dibagikannya. Ia menekankan bahwa kedamaian dan keseimbangan dalam hidup menjadi prioritas utamanya saat ini.
"Hai, teman-teman, terima kasih banyak untuk cerita yang kalian share di utas aku tentang pengalaman menjadi kru TV 13 tahun lalu. Sayangnya, ada beberapa pihak yang tidak senang dengan utas yang aku buat tersebut. Aku akan hapus saja karena kedamaian dan keseimbangan dalam hidup adalah prioritas untukku saat ini," tulisnya.
Artikel Terkait
Polisi Belum Temukan Bukti Valid Dugaan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M
Serikat Pekerja Samsung Electronics Gelar Pemungutan Suara atas Kesepakatan Upah yang Cegah Mogok Massal
Pemulangan 9 Relawan Indonesia yang Ditahan Israel di Gaza Tertunda, Masih Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Turki
Roony Bardghji Bantah Rumor Keributan Usai Dicoret dari Skuad Swedia untuk Piala Dunia 2026