Ribuan rumah warga di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, terendam banjir setelah meluapnya sejumlah anak sungai di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut beberapa hari terakhir. Berdasarkan catatan sementara Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bungo, sebanyak 1.436 unit rumah terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga satu meter.
Kepala BPBD Kabupaten Bungo, Zainadi, menjelaskan bahwa hujan lebat yang terus-menerus turun dalam beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama meluapnya Sungai Batang Bungo dan anak-anak sungainya. “Tidak hanya ancaman tanah longsor, hujan lebat yang turun beberapa hari ini meluapkan Sungai Batang Bungo dan anak-anak sungainya. Kami bersama TNI dan Polri dan stakeholder terkait sudah turun ke beberapa lokasi terdampak melakukan pertolongan darurat dan pengawasan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, 14 Mei 2026.
Sementara itu, berdasarkan catatan Polres Bungo, banjir yang merendam permukiman warga, akses jalan, hingga lahan pertanian hingga Kamis sore masih bertahan di sejumlah kecamatan. Curah hujan yang masih tinggi disebut menjadi faktor utama mengapa banjir belum kunjung surut. Wakil Kepala Polres Bungo, Kompol Aswindo, menyatakan bahwa personel kepolisian tetap disiagakan untuk membantu masyarakat serta melakukan pengamanan di lokasi-lokasi rawan banjir dan longsor.
Di Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, banjir dilaporkan masih merendam wilayah dengan ketinggian 30 sentimeter hingga 150 sentimeter. Kondisi ini menggenangi hampir 500 rumah warga di Dusun Bedaro dan Dusun Pekan Jumat, sehingga aktivitas warga lumpuh total. Selain itu, banjir juga merendam beberapa desa di Kecamatan Rantau Pandan, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kecamatan Bathin II Pelayang, dan Kecamatan Tanah Tumbuh.
Demi keselamatan, sebagian warga yang terdampak memilih mengungsi ke rumah saudara atau tetangga terdekat yang berada di lokasi lebih aman. Kasi Humas Polres Bungo, Iptu Bambang JM, menambahkan bahwa beberapa akses jalan masih terganggu akibat genangan banjir dan longsor. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas di lokasi yang tergenang ataupun di daerah rawan longsor demi keselamatan,” tuturnya.
Artikel Terkait
Trump Puji Xi Jinping di Tengah Kunjungan Bersejarah ke Beijing Bahas Perdagangan dan Iran
Film Horor Irlandia ‘Hokum’ Siap Tayang di Bioskop Indonesia, Raih Rating Tertinggi di Rotten Tomatoes
Brimob Gagalkan Balap Liar di Jakarta Selatan, Dua Pelajar Diamankan
MPR Hormati Keputusan SMAN 1 Pontianak Tak Minta Ulang Final LCC, Tunggu Surat Resmi