Persaingan untuk mendapatkan tanda tangan Mariano Peralta, winger andalan Borneo FC, mulai menemukan titik terang. PSS Sleman disebut-sebut berada di posisi terdepan dalam perburuan pemain berusia 26 tahun itu, meninggalkan klub-klub besar seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Dewa United yang selama ini juga membidiknya. Keunggulan PSS Sleman tidak semata-mata berasal dari tawaran finansial, melainkan juga karena hubungan erat dengan sosok Pieter Huistra, Direktur Teknik yang juga bakal menjabat sebagai pelatih kepala musim depan.
Pieter Huistra merupakan figur sentral dalam perjalanan karier Mariano Peralta di Indonesia. Peralta memulai kiprahnya di Liga 1 berkat campur tangan Huistra saat masih menangani Borneo FC. Pada 7 Agustus 2024, Huistra memboyong Peralta dari klub Uruguay, CA Cerro, meskipun saat itu sang pemain belum memiliki pengalaman di sepak bola Asia. Adaptasi Peralta berlangsung cepat. Debut singkatnya selama 25 menit melawan Arema FC langsung diikuti dengan gol saat Borneo FC mengalahkan Bali United dengan skor 2-0. Pada musim pertamanya, ia mencatatkan sembilan gol dan 13 assist, sekaligus membantu Borneo FC meraih gelar juara reguler series Liga 1 musim 2024/2025.
Sementara itu, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Dewa United kini bersaing ketat untuk mendapatkan jasa Peralta. Persija Jakarta bahkan telah menunjukkan ketertarikan sejak awal jendela transfer, sedangkan Persib Bandung terus dikaitkan dengan pemain asal Argentina itu sejak paruh musim lalu. Dewa United pun masuk dalam radar perburuan, terutama dalam upaya merombak skuad mereka. Kabar mengenai minat ketiga klub besar ini beberapa kali muncul dari berbagai sumber yang membahas sepak bola Indonesia, mengungkap rumor dan potensi transfer besar yang melibatkan Peralta.
Kontrak Mariano Peralta bersama Borneo FC akan berakhir pada 30 Juni 2026, membuka peluang bagi klub-klub peminat untuk memboyongnya dengan skema bebas transfer. Persib, Persija, dan Dewa United diperkirakan akan menawarkan gaji tinggi, fasilitas lengkap, serta nilai kontrak yang menarik demi mengamankan tanda tangan sang winger. Namun, Pieter Huistra menjadi faktor krusial yang tidak bisa diabaikan. Hubungan dekat antara Huistra dan Peralta dinilai menjadi senjata utama PSS Sleman untuk memenangkan persaingan ini.
“Pieter Huistra adalah sosok yang sangat dekat dengan Mariano Peralta. Kami optimis bisa membawa dia ke PSS Sleman,” jelas sumber internal klub. Persaingan transfer ini diprediksi akan menjadi salah satu yang paling menarik dan menentukan dalam sejarah Liga 1, mengingat status Peralta sebagai calon pemain terbaik musim ini dan nilai strategisnya bagi tim mana pun yang berhasil mendapatkannya.
Artikel Terkait
Polisi Bangkalan Bongkar Jaringan Curanmor, Tiga Pelaku Ditangkap Satu Buron
Gubernur Kaltara Temui Korban Penyekapan di Makassar, Desak Polisi Buru Pelaku Residivis
Polisi Tetapkan Sopir Truk sebagai Tersangka Penimbunan BBM Bersubsidi di Jember
DPR Dukung Rencana Prabowo Bentuk Satgas Deregulasi Perizinan Investasi