Polisi Tetapkan Sopir Truk sebagai Tersangka Penimbunan BBM Bersubsidi di Jember

- Jumat, 15 Mei 2026 | 09:01 WIB
Polisi Tetapkan Sopir Truk sebagai Tersangka Penimbunan BBM Bersubsidi di Jember

Penetapan status tersangka terhadap seorang sopir truk berinisial F membuka tabir praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Polisi mengungkap bahwa pelaku diduga membeli BBM subsidi dalam jumlah besar secara ilegal untuk kemudian dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi demi meraih keuntungan pribadi.

Pengungkapan kasus ini berawal dari sebuah video yang viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, tampak sebuah truk melakukan pembelian BBM subsidi dalam jumlah besar di SPBU Tegal Besar, Jember, pada malam hari. Aktivitas yang berlangsung saat kondisi SPBU sepi dan minim penerangan itu langsung menimbulkan kecurigaan di kalangan warga.

Kecurigaan semakin menguat setelah David Handoko Seto, anggota DPRD Jember, mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan langsung. Dari hasil pemeriksaan di tempat, ia menemukan tiga jeriken berukuran besar berisi BBM subsidi yang sudah berada di dalam truk tersebut.

Situasi kemudian memanas. Saat kondisi lengah, sopir truk bersama kendaraan dan muatan BBM yang dibawanya melarikan diri. Upaya pengejaran sempat dilakukan, namun mobil milik anggota DPRD yang mengejar diduga ditabrak dari samping di wilayah Kecamatan Ambulu hingga nyaris terperosok ke sungai.

Atas insiden tersebut, David Handoko Seto melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya menetapkan F sebagai tersangka. Pelaku diketahui sempat mengganti warna cat truk untuk mengelabui petugas, tetapi aparat berhasil menemukan dan menyita kendaraan tersebut bersama tersangka di wilayah Kecamatan Tempurejo, Jember.

Kanit Tipiter Satreskrim Polres Jember, Ipda Harry Sasono, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus ini. “Kita telah menetapkan tersangka atas inisial F yang berdomisili di Tempurejo, Jember. Kemudian kami telah mengamankan barang bukti berupa truk yang digunakan oleh pelaku untuk mengangkut BBM,” ujarnya.

Polisi menduga BBM subsidi yang dibeli secara ilegal itu akan dijual kembali dengan harga lebih tinggi. Hingga saat ini, penyidik masih mendalami jaringan serta alur distribusi BBM subsidi yang diamankan dari tangan tersangka.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags