Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membagikan sepeda kepada dua orang santri yang berhasil menjawab pertanyaan dalam sesi dialog di sela-sela peringatan Haul ke-55 Al Maghfurlah K.H. Abdul Wahab Chasbullah. Acara yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, itu menjadi momentum bagi orang nomor dua di Indonesia untuk menegaskan kembali peran strategis santri dalam pembangunan nasional.
Di hadapan ribuan peserta haul, Gibran menyampaikan bahwa santri merupakan aset penting bangsa yang harus mampu menjawab berbagai tantangan zaman. Menurutnya, generasi muda pesantren tidak hanya dituntut memiliki kedalaman ilmu agama, tetapi juga harus adaptif terhadap perubahan global.
“Indonesia membutuhkan generasi muda dan santri yang berakhlak mulia, cinta tanah air, berani berinovasi, dan mampu beradaptasi,” ujar Gibran dalam pernyataannya, Senin (11/5/2026).
Ia menambahkan, tantangan global seperti konflik geopolitik, perang dagang, disrupsi teknologi, hingga perubahan iklim harus dijawab dengan kesiapan generasi muda yang terbuka terhadap perkembangan zaman. Kegiatan haul ini, lanjutnya, juga sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia unggul, memperkokoh kehidupan beragama, serta memperkuat peran pesantren dalam pembangunan nasional.
Sementara itu, dalam sesi dialog yang berlangsung hangat, Gibran melontarkan pertanyaan kepada para santri mengenai kebanggaan mereka menjadi bagian dari dunia pesantren. Dua orang santri yang memberikan jawaban paling mengesankan menyentuh soal pentingnya akhlak, ilmu, dan pengabdian kepada masyarakat mendapatkan hadiah sepeda langsung dari Wakil Presiden. Jawaban mereka pun mendapat sambutan meriah dari seluruh peserta haul yang hadir.
Di sisi lain, Gibran juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas yang dinilai berhasil melahirkan banyak tokoh nasional. Dari lembaga pendidikan ini, lahir Presiden ke-4 Republik Indonesia K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), para ulama besar, hingga akademisi nasional.
“Pesantren tidak hanya mencetak ahli agama, tetapi juga melahirkan generasi yang siap membangun Indonesia,” tutup Gibran.
Turut mendampingi Wakil Presiden dalam kegiatan tersebut, antara lain Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Jombang Warsubi, serta Pelaksana Tugas Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar.
Artikel Terkait
Polisi Bantah Remaja Tewas di Bantaran Citarum Akibat Bentrok Suporter, Pastikan Murni Perampokan
Volume Kendaraan di Puncak Tembus 21 Ribu Unit saat Libur Kenaikan Yesus, Polisi Siapkan Sistem One Way
Xi Jinping: Hubungan AS-Tiongkok Harus Berlandaskan Kemitraan, Bukan Persaingan
Polisi Bantah Kaitan Penemuan Jasad Remaja di Karawang dengan Bentrokan Suporter, Ungkap Motif Perampokan