Presiden Prabowo Dorong ASEAN Perkuat Perlindungan Warga dan Perdamaian Kawasan

- Minggu, 10 Mei 2026 | 06:45 WIB
Presiden Prabowo Dorong ASEAN Perkuat Perlindungan Warga dan Perdamaian Kawasan

Sepanjang pekan ini, sejak Senin hingga Minggu pagi, sejumlah peristiwa politik penting mewarnai pemberitaan. Dari pernyataan Presiden Prabowo Subianto di forum internasional hingga bantahan pegiat media sosial Ade Armando terhadap tuduhan fitnah, berikut lima berita yang menjadi sorotan.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan perlunya ASEAN memperkuat perlindungan warga negara dan menjaga perdamaian kawasan. Pernyataan itu disampaikan dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN sebagai respons terhadap dinamika global yang semakin kompleks. Menurut Kepala Negara, solidaritas antarnegara anggota menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan bersama.

Sementara itu, di bidang ekonomi dan hiburan, LPP TVRI membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk menggelar acara nonton bareng Piala Dunia 2026 tanpa biaya lisensi. Direktur Pengembangan Usaha LPP TVRI, Retno Wulan Kartiko Purbojati, menjelaskan bahwa syarat utamanya hanyalah pendaftaran terlebih dahulu. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong partisipasi UMKM dalam menyemarakkan ajang olahraga global.

Di sektor pelayanan publik, Presiden Prabowo kembali menegaskan komitmennya untuk memperbaiki seluruh puskesmas di Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja ke Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu lalu. Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar bagi masyarakat.

Dari sisi pertahanan, Kementerian Pertahanan buka suara mengenai pengerahan alutsista oleh TNI untuk mengamankan KTT ASEAN di Cebu, Filipina. Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa pengiriman pesawat tempur dan kapal perang merupakan bagian dari prosedur standar untuk menjamin keamanan delegasi dan kelancaran acara.

Di sisi lain, pegiat media sosial Ade Armando membantah telah memfitnah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla. Bantahan tersebut disampaikan untuk meluruskan tuduhan yang beredar di publik. Ade Armando menegaskan bahwa pernyataan-pernyataannya tidak dimaksudkan untuk mencemarkan nama baik mantan wakil presiden tersebut.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar