Setiap tahun, umat Kristiani di seluruh dunia memperingati Kenaikan Yesus Kristus, sebuah peristiwa penting yang terjadi pada hari ke-40 setelah Paskah. Peringatan ini selalu jatuh pada hari Kamis, yang dalam tradisi gereja sering disebut sebagai Kamis Suci. Penetapan hari tersebut bukanlah tanpa dasar, melainkan terkait erat dengan perhitungan hari raya Paskah yang selalu diperingati pada hari Minggu.
Mengapa peringatan ini selalu jatuh pada hari Kamis? Jawabannya terletak pada siklus perhitungan Paskah. Tanggal Paskah sendiri berubah setiap tahunnya karena mengacu pada kalender lunar. Dengan demikian, Hari Kenaikan Yesus Kristus pun ikut bergeser, namun tetap konsisten pada hari ke-40 setelah Paskah. Jika Paskah selalu dirayakan pada hari Minggu, maka 40 hari kemudian akan jatuh tepat pada hari Kamis.
Sebagai contoh, pada tahun 2026, Paskah jatuh pada Minggu, 5 April 2026. Dengan demikian, Hari Kenaikan Yesus Kristus diperingati pada Kamis, 14 Mei 2026. Sementara itu, pada tahun sebelumnya, Paskah 2025 jatuh pada Minggu, 20 April 2025, sehingga Kenaikan Yesus Kristus dirayakan pada Kamis, 29 Mei 2025. Pola ini menunjukkan konsistensi perhitungan liturgis dalam tradisi Kristen.
Dalam tradisi Kristen, peristiwa Kenaikan Yesus Kristus memiliki makna teologis yang mendalam. Mengutip penjelasan dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama, peristiwa ini menandai naiknya Yesus ke surga setelah menyelesaikan tugas-Nya di bumi. Sama seperti Hari Natal dan Paskah, Hari Kenaikan Yesus Kristus dirayakan secara universal oleh umat Kristiani di berbagai denominasi.
Kenaikan Yesus Kristus bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan juga bukti bahwa Ia telah menyelesaikan pekerjaan-Nya di dunia dan kembali kepada Bapa. Peristiwa ini sekaligus menegaskan keilahian dan kekudusan Yesus. Kebangkitan dan kenaikan-Nya ke surga mengungkapkan kebenaran iman yang sama, yaitu bahwa Yesus telah dipermuliakan oleh Bapa setelah melaksanakan tugas-Nya di dunia.
Lebih jauh lagi, Kenaikan Yesus ke surga menggambarkan langkah definitif dari kodrat manusiawi Yesus dalam kemuliaan Allah. Melalui peringatan ini, umat Kristiani diajak untuk percaya bahwa Yesus naik ke surga guna menyediakan tempat tinggal bagi umat-Nya. Peristiwa ini juga menandai pentingnya peran Roh Kudus yang memperdayakan manusia untuk memberikan kesaksian tentang kelahiran, kematian, dan kebangkitan Tuhan Yesus.
Artikel Terkait
Lampu Jalan di Cipinang Muara Kembali Menyala Usai Dicuri, Pelaku Masih Buron
Tim BPTD dan Dishub Turun ke Lokasi Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara, Izin Angkutan Ternyata Sudah Kedaluwarsa
Prabowo Tiba di KTT ASEAN ke-48 di Filipina, Gunakan Mobil Maung Garuda sebagai Simbol Diplomasi Industri Nasional
Psikolog TNI Sebut Empat Terdakwa Penyerangan Air Keras ke Aktivis KontraS Masih Layak Jadi Prajurit