Sebuah kapal tanker minyak mentah raksasa yang terkait dengan Iran dilaporkan telah memasuki perairan Indonesia di tengah ketatnya blokade maritim yang dilakukan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat. Peristiwa ini menambah daftar panjang manuver kapal-kapal pengangkut minyak Iran yang berusaha menerobos sanksi dan pengawasan internasional di kawasan Asia Tenggara.
Berdasarkan data yang dirilis oleh TankerTrackers.com, kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) bernama DERYA itu terpantau telah melintasi Selat Lombok dan kini tengah bergerak menuju Kepulauan Riau. Perusahaan pelacak kapal tersebut mengidentifikasi bahwa DERYA sebelumnya gagal mengirimkan sekitar 1,88 juta barel minyak mentah ke India setelah upaya pengiriman itu digagalkan oleh patroli Angkatan Laut AS.
“Kami kemudian melihatnya melanjutkan perjalanan ke selatan setelah itu, pada saat kapal-kapal sejenisnya di daerah tersebut dialihkan kembali ke Iran oleh Angkatan Laut AS. Saat ini kapal tersebut sedang dalam perjalanan menuju titik pertemuan di Kepulauan Riau,” demikian pernyataan TankerTrackers dalam unggahan di platform media sosial X.
Informasi terkini ini merupakan kelanjutan dari laporan sebelumnya mengenai kapal tanker HUGE yang juga disebut-sebut telah melintasi rute serupa. TankerTrackers menambahkan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah kapal tanker Iran telah mencapai tujuannya, sebagian lainnya dialihkan, dan beberapa bahkan disita di tengah pembatasan maritim yang masih berlangsung.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengonfirmasi telah mencatat masuknya kapal-kapal tanker asal Iran tersebut ke perairan nasional. Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menyatakan bahwa seluruh aktivitas navigasi di perairan Indonesia tunduk pada ketentuan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982. Konvensi tersebut, menurut Yvonne, menghormati segala bentuk lalu lintas maritim di masing-masing zona laut, termasuk hak lintas damai yang diakui secara internasional.
Artikel Terkait
Direktur Utama PT Terra Drone Segera Hadapi Tuntutan Jaksa Usai Rampung Diperiksa dalam Kasus Kebakaran Gedung Tewaskan 22 Orang
Wamendagri: Harmonisasi Kebijakan Pusat-Daerah Kunci Keberhasilan Program Strategis Nasional
Polisi Bekuk Tiga Pelaku Pencurian Motor di Jonggol, Dua Di Antaranya Penadah
Mabes TNI Kosongkan 12 Rumah Dinas Slipi yang Ditempati Anak Purnawirawan