Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, tampak kagum. Ia melihat sendiri bagaimana peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR 2026 di Provinsi Riau punya wawasan kebangsaan yang lumayan mantap. Bukan cuma hafal, mereka juga paham.
Perempuan yang akrab disapa Ibu Titi itu datang bukan sekadar numpang lewat. Ia duduk sebagai salah satu juri di ajang tersebut. Langsung dari meja juri, ia bisa menilai sendiri kemampuan para siswa.
"Saya melihat mereka cukup bagus hafalannya, dan yang menarik mereka juga tampak memahami bahkan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Walaupun masih ada terlihat didominasi satu orang dalam tim, secara keseluruhan sudah cukup baik," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (26/4/2026).
Dari total 116 sekolah yang ikut seleksi, hanya sembilan yang berhasil melaju ke babak final tingkat provinsi. Menurut Ibu Titi, itu sudah sebuah pencapaian besar. Ia memberikan apresiasi kepada semua peserta yang berhasil lolos hingga tahap ini.
"Artinya mereka semua adalah pilihan, sudah teruji. Itu sudah satu prestasi. Jadi, saya tekankan jangan berkecil hati kalau nanti hanya satu sekolah yang berangkat ke Jakarta," sambungnya.
Di sisi lain, Ibu Titi juga menekankan bahwa LCC Empat Pilar MPR bukan cuma soal menang-kalah. Lebih dari itu, acara ini jadi ajang untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan sportivitas. Ia berharap semangat persatuan tetap terjaga.
"Ini bukan sekadar lomba, tapi juga untuk silaturahmi. Kompetisi harus tetap sportif dan menjaga persatuan. Karena nanti yang mewakili ke tingkat nasional bukan hanya nama sekolah, tetapi nama provinsi," tuturnya.
Sebelum acara puncak, pada Jumat (24/4), para peserta dan guru pendamping sudah mengikuti technical meeting. Ada juga pemaparan materi Empat Pilar MPR RI oleh narasumber. Di momen itu, Ibu Titi sempat menyapa dan memberi motivasi langsung ke peserta. Suasana cukup hangat, katanya.
LCC Empat Pilar MPR sendiri sebenarnya adalah salah satu cara untuk menyosialisasikan nilai-nilai Empat Pilar MPR. Isinya meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan ini hasil kerja sama Sekretariat Jenderal MPR RI dengan Dinas Pendidikan Provinsi Riau.
Nah, berikut sembilan sekolah yang berhasil lolos ke tingkat provinsi: SMAS Plus Taruna Andalan, SMA Santo Tarcisius Dumai, SMA Negeri 1 Bandar Seikijang, SMK Negeri 1 Batang Gansal, Sekolah Kristen Kalam Kudus Selatpanjang, SMA Negeri 1 Tembilahan Hulu, SMAS Cendana Mandau, SMA Negeri Plus Provinsi Riau, dan SMA Negeri 1 Rengat. Masing-masing sekolah diwakili oleh 10 murid.
Acara yang digelar di Pekanbaru pada Sabtu (25/4) kemarin itu juga dihadiri oleh beberapa tokoh. Ada Kepala Bagian Sekretariat Badan Penganggaran Fraksi dan Kelompok DPD RI Adi Christianto Depparinding, S.IP,. M.Si, Kepala Bagian Pengelolaan Kajian dan Aspirasi Masyarakat Rosy Romadiana Pasaribu, S.IP,. M.Si yang duduk sebagai juri, dan Lektor Kepala Dosen S2 Magister Pedagogi Universitas Lancang Kuning (Unilak) Dr. H. Nurfaisal, M.Pd sebagai juri daerah. Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Provinsi Riau Dr. Nasrol Akmal, M.Pd juga turut hadir.
Artikel Terkait
Jalur Selatan Garut di Bungbulang Kembali Normal Setelah Longsor, Pengendara Diminta Tetap Waspada
Empat Libur Nasional dan Dua Cuti Bersama Warnai Bulan Mei 2026
DPRD DKI Hormati Proses Hukum Tersangka Longsor Bantargebang, Soroti Tata Kelola Sampah yang Tak Kunjung Membaik
Warga Nganjuk Tabrakkan Motor ke Perampok Bersajam, Selamat dari Maut Usai Lembur Tengah Malam