JAKARTA Gempa bumi mengguncang Seram Bagian Timur, Maluku, Sabtu sore kemarin. Kekuatannya Magnitudo 5,2. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau biasa kita sebut BMKG langsung mengeluarkan pernyataan: gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Waktunya tepat pukul 16.07 WIB. Lokasinya ada di koordinat 4,95 Lintang Selatan dan 130,63 Bujur Timur. Agak jauh dari daratan, sekitar 205 kilometer arah tenggara Seram Bagian Timur. Kedalamannya lumayan dalam, 119 kilometer di bawah permukaan laut.
“Gempa Mag:5.2, 25-Apr-26 16:07:07 WIB, Lok:4.95 LS,130.63 BT (205 km Tenggara SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU), Kedlmn:119 Km,” tulis BMKG dalam rilis resminya.
Nah, soal potensi tsunami, BMKG sudah memastikan tidak ada. Kenapa? Karena kedalaman gempa yang tergolong menengah hingga dalam itu biasanya tidak cukup kuat untuk memicu gelombang besar. Jadi masyarakat tidak perlu panik setidaknya untuk soal tsunami.
“Tidak berpotensi tsunami,” tegas BMKG.
Sampai berita ini ditulis, belum ada laporan korban jiwa. Belum juga ada kabar soal bangunan roboh atau kerusakan berarti. Aparat setempat masih memantau situasi di lapangan. Tapi ya, tetap saja, kita diingatkan untuk waspada. Bukan soal tsunami, melainkan kemungkinan gempa susulan yang kadang datang tanpa diundang.
Masyarakat diimbau tetap tenang. Tapi jangan lengah. Kadang gempa kecil seperti ini bisa jadi pengingat bahwa kita tinggal di wilayah yang aktif secara seismik. Jadi, siap-siaga itu perlu.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Residivis Pembunuh Bocah 11 Tahun di Sragen demi Kuasai Harta Korban
BMKG Peringatkan Musim Kemarau 2026 Lebih Panjang dan Kering, Puncak Kekeringan di Agustus
TAUD Nilai Vonis Ringan Empat Tentara Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Bukti Impunitas
Bus Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek Km 38, Lalu Lintas Sempat Macet