Kondisi Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, mulai menunjukkan titik terang. Pria yang jadi korban penyiraman air keras itu kini menjalani perawatan intensif di RSCM. Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, ngasih kabar yang cukup melegakan.
Menurut Dimas, Andrie sudah mulai bisa melakukan aktivitas dasar seorang diri. Makan sendiri? Udah bisa. Jalan ke toilet? Juga udah lancar.
"Jalan sudah bisa, kemudian aktivitas makan sendiri sudah bisa, ke toilet sudah bisa," ujar Dimas, dikutip dari Media Indonesia, Sabtu, 25 April 2026.
Tapi jangan salah, meski fisiknya udah mendingan, tim dokter tetap kasih pengawasan super ketat. Soalnya, luka di kulit Andrie belum kering sepenuhnya. Nah, ini yang bikin pihak rumah sakit masih membatasi banget orang yang mau menjenguk.
Dimas bilang, luka yang masih basah itu bikin khawatir bakal kena infeksi kalau sampai terpapar lingkungan luar secara bebas.
"Beliau masih rawat inap di rumah sakit. Tapi karena memang kondisi luka kulitnya itu masih basah, ya. Jadi, tim dokter masih mengkhawatirkan adanya infeksi. Jadi, memang masih sangat terbatas sekali untuk dikunjungi," ungkap Dimas.
Di sisi lain, fokus perawatan sekarang juga tertuju ke pemulihan fungsi motorik tangan kanan Andrie. Kata Dimas, tangan kanannya masih kaku. Itu efek dari bekas jahitan dan prosedur medis di jaringan kulitnya.
"Tinggal memang yang masih belum bisa itu kan karena tangan kanannya masih kaku, ya. Bekas jahitan, eh kulitnya dan sebagainya. Jadi, memang masih dijaga betul lah kondisi fisiknya," ujar Dimas.
Suasana di RSCM pun masih terasa hati-hati. Kunjungan dibatasi, dan prioritas utama jelas: penyembuhan total buat Andrie.
Artikel Terkait
Dua Pekerja Rumah Tangga Lompat dari Lantai 4 Kos di Bendungan Hilir, Satu Tewas
Ketua MPR: Produksi Susu Lokal Baru Penuhi 25 Persen Kebutuhan Nasional, Wonosobo Berpotensi Jadi Sentra
Ketua MPR Buka Kontes Sapi APPSI di Wonosobo, Sebut Idul Adha Jadi Jackpot Peternak
Sekretaris Kabinet Teddy Tinjau Langsung Pembangunan Huntara Warga Bantaran Rel Pasar Senen