Mengenal Strategi Hajar Kanan (Haka) dalam Trading Saham
Bagi investor pemula di pasar modal, istilah Hajar Kanan atau yang sering disingkat Haka mungkin masih asing. Artikel ini akan mengupas tuntas definisi, mekanisme, serta kapan strategi ini digunakan dalam jual beli saham.
Apa Itu Hajar Kanan?
Hajar Kanan adalah sebuah istilah populer di kalangan investor ritel yang merujuk pada aksi pembelian saham langsung pada harga penawaran (offer/sell) yang tercantum di orderbook. Intinya, investor memilih untuk langsung membeli saham pada harga yang ditawarkan oleh penjual, tanpa menawar atau menunggu harga turun.
Memahami Orderbook: Bid, Offer, dan Posisi Hajar Kanan
Dalam perdagangan saham, terdapat dua sisi harga utama di orderbook:
- Harga Permintaan (Bid): Harga tertinggi yang bersedia dibayar oleh calon pembeli.
- Harga Penawaran (Offer/Ask): Harga terendah yang diminta oleh calon penjual.
Secara default, harga penawaran selalu lebih tinggi daripada harga permintaan. Pada tampilan orderbook, lazimnya kolom penawaran (sell) berada di sebelah kanan, dengan urutan dari harga terendah (paling atas) ke harga tertinggi (paling bawah). Sebaliknya, kolom permintaan (buy) berada di kiri, dengan urutan dari harga tertinggi (paling atas) ke terendah.
Nah, "Hajar Kanan" berarti Anda membeli langsung dari daftar harga yang ada di kolom kanan (offer) tersebut.
Tujuan dan Keuntungan Strategi Hajar Kanan
Strategi ini memiliki tujuan utama:
- Kecepatan Eksekusi: Transaksi pembelian menjadi sangat cepat karena Anda tidak perlu menunggu antrian atau koreksi harga. Lot saham langsung aman.
- Mengejar Momentum Rally: Strategi ini sering dipakai ketika investor ingin masuk ke dalam saham yang sedang mengalami kenaikan harga (rally) dan takut kehilangan momentum.
Perbedaan Hajar Kanan dan Hajar Kiri
Kebalikan dari Hajar Kanan adalah Hajar Kiri. Jika Haka adalah beli di harga offer, maka Hajar Kiri adalah menjual saham langsung pada harga permintaan (bid) yang tersedia.
Strategi Hajar Kiri biasanya dilakukan ketika investor ingin segera melepas sahamnya, seringkali saat tekanan jual di pasar sedang tinggi, dengan mengorbankan selisih harga untuk kepastian eksekusi yang cepat.
Contoh Transaksi Hajar Kanan
Misalnya, orderbook saham BMRI menunjukkan struktur harga sebagai berikut:
Kolom Bid (Beli / Kiri):
- Rp 4.820 (100 lot)
- Rp 4.815 (150 lot)
Kolom Offer (Jual / Kanan):
- Rp 4.825 (200 lot)
- Rp 4.830 (300 lot)
Jika Anda melakukan Hajar Kanan, Anda akan membeli saham tersebut langsung di harga Rp 4.825 (harga penawaran terendah) atau bahkan Rp 4.830, tanpa menunggu di antrian bid. Dengan ini, pesanan Anda langsung terpenuhi.
Kesimpulan
Hajar Kanan adalah strategi trading yang mengutamakan kecepatan dan kepastian dalam mendapatkan saham, dengan cara membeli langsung di harga penawaran. Strategi ini cocok untuk situasi mengejar momentum bullish, sementara Hajar Kiri digunakan untuk cepat keluar dari saham, biasanya di saat bearish. Pemahaman tentang kedua strategi ini akan membantu investor dalam mengambil keputusan transaksi yang lebih tepat.
Artikel Terkait
Analis Sucor: Saham Unggulan Tertekan Jauh di Bawah Nilai Wajar
Analis Proyeksikan IHSG Lanjutkan Penguatan, Waspadai Potensi Koreksi
AMOR Cairkan Dividen Interim Tahap II Rp28,6 Miliar, Yield 3,51%
BLUE Konfirmasi Akuisisi 80% Saham oleh Perusahaan Tambang Hong Kong