Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, lagi-lagi angkat bicara soal Iran. Ia bilang, dirinya berharap Teheran segera mengajukan tawaran yang bisa bikin AS puas. Pernyataan ini muncul di tengah situasi yang masih abu-abu soal kelanjutan perundingan antara kedua negara. Di sisi lain, Pakistan terus mencoba mainkan peran sebagai penengah mereka berupaya keras supaya negosiasi terbaru ini bisa mengakhiri perang secara permanen. Lumayan ambisius, sih.
Dalam wawancara lewat telepon sama Reuters, Sabtu (25/4/2026) lalu, Trump ngaku bahwa Iran punya rencana buat ngajuin tawaran. Katanya sih, tawaran itu dimaksudkan buat memenuhi tuntutan dari pihak Amerika. Tapi ya, dia sendiri mengakui belum tahu persis apa isinya. Jadi masih misteri.
"Mereka (Iran) ngajuin tawaran dan kita harus lihat dulu," ujar Trump dalam wawancara itu, Jumat (24/4) waktu setempat.
Nah, waktu ditanya soal siapa sebenarnya yang lagi diajak bicara oleh AS, jawaban Trump agak mengambang. "Saya nggak mau bilang itu, tapi kami berurusan dengan orang-orang yang bertanggung jawab sekarang," katanya. Agak diplomatis, ya? Atau mungkin memang sengaja disembunyikan.
Sebelumnya, sempat muncul spekulasi bahwa perundingan lanjutan antara AS dan Iran bakal digelar di Pakistan. Apalagi setelah Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, tiba di Islamabad pada Jumat (24/4) waktu setempat. Kehadirannya langsung memicu banyak tanya apa iya ini pertanda negosiasi bakal segera dimulai?
Menurut sejumlah saksi, Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, sudah mengonfirmasi bahwa utusan khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, bersama menantu Trump, Jared Kushner, terbang ke Pakistan pada Sabtu (25/4) pagi. Tujuan mereka? Melakukan perundingan langsung dengan perwakilan Iran. Jadi, ini bukan sekadar gosip.
Yang menarik, Leavitt bicara dengan nada cukup optimis. Ia menyebut bahwa AS sudah melihat sedikit kemajuan dari pihak Iran dalam beberapa hari terakhir. Dan dia berharap sangat berharap akan ada lebih banyak kemajuan lagi akhir pekan ini. Entah benar-benar ada titik terang atau cuma harapan kosong, kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Muzani Buka Kontes Sapi APPSI di Wonosobo, Sorot Potensi Ekonomi Peternak Jelang Idul Adha
Omoda dan Jaecoo Catat Penjualan Global 1 Juta Unit dalam Tiga Tahun, Cetak Rekor di Industri Otomotif
Satgas PRR Salurkan Rp655 Miliar untuk Perbaikan 31.007 Rumah Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya Gelar Olahraga Bareng Perkuat Sinergitas TNI-Polri