Seorang pengemudi lansia berinisial I, usia 71 tahun, menabrak depot air minum isi ulang di Jalan Jelambar Baru Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Kejadiannya Kamis sore, sekitar pukul 17.20 WIB. Akibatnya, seorang pembeli yang sedang antre di lokasi ikut terluka.
Menurut Kanit Lantas Polsek Grogol Petamburan, AKP Arif Rahman Hakim, kecelakaan itu bermula saat mobil yang dikemudikan si nenek hendak memutar balik. Dari arah barat, dia mau belok ke timur. Tapi begitu injak gas, mobilnya lepas kendali.
"Mobil itu dari barat mau putar balik arah ke timur. Karena dia injak gas tidak bisa mengendalikan, menabrak orang yang sedang beli air di depot galon isi ulang," ujar Arif saat dihubungi di Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Yang menyetir saat itu hanya si nenek seorang diri. Tidak ada pendamping. Arif bilang, karena usianya sudah lanjut, konsentrasinya mungkin buyar. Apalagi mobilnya matic tinggal injak pedal, kadang reflek orang tua tidak secepat dulu.
"Memang sudah lansia, sudah nenek-nenek, dia nyetir sendiri tanpa pendampingan. Mobilnya matic, sepertinya kurang fokus," tuturnya.
Tabrakan cukup keras. Mobil sampai menembus kaca depot dan menghantam seorang pria yang sedang membeli galon. Korban langsung dilarikan ke klinik terdekat. Lukanya lumayan kedua kaki dan tangan kanan patah.
"Bukan pekerja, orang beli galon. Korbannya luka di kedua kaki dan tangan sebelah kanan patah," kata Arif.
Untungnya, bangunan depot tidak hancur total. Hanya penyok-penyok di beberapa bagian. Alat pengisian galon pun selamat. Jadi depot tetap buka seperti biasa.
"(Depot) enggak tutup, masih beroperasi. Tapi kan karena ada kecelakaan, rusak sedikit, cuma rusak penyok-penyok aja karena hantaman itu," tuturnya.
Soal urusan hukum, kasus ini sudah dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat. Tapi dari pihak pengemudi, mereka memilih jalur damai. Si nenek siap bertanggung jawab penuh biaya pengobatan korban sampai sembuh, plus kerugian depot.
"Kasusnya ditangani Laka Jakarta Barat, udah diserahterimakan ke sana. Dia (pengemudi) mediasi kekeluargaan, dia tanggung jawab sampai (korban) sembuh. Termasuk kerugian untuk depotnya," imbuh Arif.
Di video yang beredar di media sosial, kelihatan jelas mobil abu-abu itu setengah badannya sudah masuk ke dalam depot. Kaca pecah berserakan di lantai. Korban, dalam keadaan sadar meski terluka, dibopong dua orang warga ke rumah sakit naik bajaj. Suasana sedikit kacau, tapi warga sekitar sigap membantu.
Artikel Terkait
PAD Pekanbaru Tembus Rp1,2 Triliun, Wali Kota Sebut Kemudahan Pelayanan Jadi Kunci
Rupiah Menguat Tipis di Awal Perdagangan, Tertekan Geopolitik dan Harga Minyak
Tiga Kapal Induk AS Berlabuh di Timur Tengah, USS George H.W. Bush Jadi yang Terbaru
Polisi Tangkap Empat Pengedar Obat Keras Ilegal di Bogor, Sita 809 Butir Pil